Setahun Laporan Tak Kunjung Tuntas di Polres Luwu Utara, Korban Pertanyakan Kinerja Penyidik

Masambanews, Luwu Utara — Sudah setahun lebih laporan masyarakat Desa Tokke Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara tak kunjung tuntas yang menimbulkan berbagai pertanyaan atas kinerja Penyidik Polres Luwu Utara.

Nasrullah Kasia korban atas penyerobotan lahan sekaligus pengrusakan tanaman berupa Kelapa Sawit dan pisang menyebutkan bahwa pihaknya telah melaporkan apa yang dialaminya sejak bulan Juli 2024 lalu.

” Saya melaporkan kasus penyerobotan tanah dan dilanjutkan dengan pengrusakan tanaman sawit dan pisang itu sejak bulan Juli 2024 lalu, tapi sampai hari ini belum ada kejelasan yang pasti dari pihak penyidik di Polres Luwu Utara,” ujarnya Jumat (12/9/2025).

” Justru kami heran, Kenapa cuman laporan yang ke dua yaitu pengrusakan yang ditindaklanjuti,” tambahnya.

” Sampai hari ini, selalu kami mempertanyakan perihal atas perkembangan laporan kami, tapi selalu berubah – ubah alasan yang diberikan penyidik,” tuturnya.

” Kadang menyatakan akan segera dilimpahkan, tapi disisi lain juga disebutkan akan menunggu pengacara Hukum, dan kadang juga disebutkan untuk sabar menunggu,” Jelasnya.

” Kalau mau dilihat dari Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan Perkara (SP2HP) ini sudah lewat dari perpanjang waktu.” Tutupnya.(*)