Heboh, Warga Sabbang Selatan Temukan 5 Granat 53 Peluru di Tanah Galian

Masambanews, Luwu Utara – Warga Saluampak Desa Mari-Mari Kecamatan Sabbang Selatan Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan, sempat dihebohkan dengan penemuan bahan peledak jenis Granat dan peluru di lokasi belakang rumah Luther.

Menurut Luther, dirinya menemukan granat tersebut secara tidak sengaja saat menggali tanah dibelakang rumahnya. Namun saat saya menggali sedalam 1 (satu) meter, tak sengaja skop berhenti dan terlihat sebuah barang keras, seperti bahan peledak (granat) serta beberapa butir bahan runcing mirip peluru,” sebutnya pada media ini, Senin 6 September 2021.

Dia menemukan granat 5 buah dan 53 butir peluru, yang semula dianggap besi karatan biasa, tapi setelah diamati besi karatan itu ternyata granat seperti yang dilihatnya digambar gambar.

“Setelah saya tahu kalau itu sebuah granat dan peluru, benda berbahaya itu saya letakkan kembali dan saya bergegas lapor ke ibu Kepala Desa Mari-Mari Mariama dan Babinsa untuk memberitahukan pihak yang berwajib (polisi).

“Kepala Desa Mari-Mari Mariama langsung melapor menelpon ke Polsek Sabbang dan kemudian Kapolsek Sabbang IPTU Junaidi melaporkannya ke Polres Luwu Utara, minta tim Inafis untuk datang memeriksanya.

Tim Inafis Polres Luwu Utara langsung melokalisir lokasi dan mengamankan granat dan peluru itu, kemudian dibawa ke Mapolres Luwu Utara.

Kepala Polisi Sektor Sabbang IPTU Junaidi, membenarkan penemuan 5 granat dan 53 butir peluru yang sudah karatan, itu ditemukan Luther saat menggali tanah dibelakang rumahnya, dilihatnya besi karatan di kedalaman sekira satu meter.

Setelah granat dan peluruh yang sudah keratan kemudian Tim Inafis Polres Luwu Utara membawanya ke Mapolres.

DI lokasi penemuan 5 granat dan 53 peluru personel Polres Luwu Utara sudah memasang police line, untuk menunggu satuan Polda Sulawesi Selatan untuk olah tempat penemuan granat dan peluru.

Sementara Kapolres Luwu Utara AKBP Irwan Sunuddin melalui AIPDA Hendra Kasubbag Humas Polres Luwu Utara membenarkan telah menerima barang yang diduga granat dan peluru.(moryus)