Bupati Luwu Utara, Besok Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Dengan Blended Learning

Masambanews, Luwu Utara – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani besok 7 Juni sampai 11 Juni 2021 mengikuti pembekalan kepemimpinan dalam negeri, bagi kepala daerah pada gelombang pertama.

Kegiatan pembekalan kepemimpinan dengan methode blended learning yang bertujuan, untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan pemerintahan dalam negeri yang akan dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, dari tanggal 17-11 Juni 2021 dan gelombang kedua yang dilaksanakan pada 14-18 Juni di ikuti Wakil Bupati Lutra Suaib Mansur, dengan pembelajaran tatap maya di daerah masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Abdul Hamid pada wartawan media ini Via WhatsApp, Minggu 6 Juni 2021 mengatakan, bahwa mulai besok Senin 7 Juni hingga 11 Juni 2021 Bupati Indah Putri Indriani akan fokus mengikuti kegiatan pembekalan kepemimpinan dengan methode blended learning gelombang pertama.

Sedang Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur ikut digelombang kedua pada 14-18 Juni 2021 denfan tatao maya di Kabupaten masing-masing.

“Iya besok Senin Ibu Indah Putri Indriani akan fokus mengikuti pembekalan kepemimpinan,” kata Abdul Hamid yang akrab disapa Igo’.

Kegiatan pembekalan kepemimpinan dengan metode blended learning diikuti 102 Kepala Daerah ppada gelombang pertama dan gelombang kedua pembelajaran tatap maya diikuti 216 Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Dan sementara untuk pembelajaran tatap muka dilaksanakan mulai 29 sampai 1 Juli 2021 mendatang bertempat di BPSDM Kemendagri.

Sekadar diketahui, tujuan dari pembekalan kepemimpinan yakni, meningkatkan pengetahuan, sikap dan semangat pengabdian dalam melaksanakan tugas pemerintah daerah serta sinergisasi tata kelola pemerintah pusat dan daerah serta efektifitas dalam perencanaan anggaran daerah.

Dan pembekalan ini sangat penting untuk memahami filosofi kepemimpinan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, sehingga kebijakan yang selalu dihasilkan adalah yang pro rakyat dan tetap selaras dengan pemerintah pusat. (mor/yus)