Pemdes Mari-Mari Gelar Musyawarah Desa TA 2023

Pemdes Mari-Mari Gelar Musyawarah Desa TA 2023

Masambanews, Luwu Utara – Pemerintah Desa (Pemdes) Mari-Mari, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) untuk Tahun Anggaran 2023.

Agenda rutin tahunan yang digelar Senin (19/9/2022) di Aula Kantor Desa setempat, ini dibuka oleh Kepala Desa Mari-Mari Mariana Manna didampingi Sekcam Sabbang Selatan Muh Aqsa Amin Samad dan Kasi PMD Sumail.

Musdes tersebut dihadiri, Ketua BPD dan Anggotanya, Pendamping Desa, Kader Posyandu, Babinkamtibmas, Babinsa, Tokoh masyarakat, pemuda, PKK , PKK, para Kepala Dusun, dan perwakilan warga setempat.

Kepala Desa Mari-Mari Mariana Manna dalam sambutannya mengatakan bahwa, pelaksanaan Musdes RKPDes mengacu pada Permendagri Nomor 114 tahun 2014 tentang pembangunan Desa dan Permen Desa PDTT Nomor 16 Tahun 2019 tentang Musyawarah Desa.

“Dilaksanakannya Musdes ini bertujuan untuk menyusun perencanaan desa yang baik dan matang dalam menentukan pokok-pokok kebijakan arah pembangunan Desa Mari-Mari untuk tahun anggaran 2023 yang akan datang,” sebut Mariana.

Dirinya meminta kepada seluruh masyarakat Desa Mari-Mari untuk bersama-sama, bergotong royong, menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, sehingga kedepannya nanti Desa Mari-Mari dapat menjadi lebih baik dalam sisi pembangunan.

Ditambahkan Mariana, untuk program prioritas Desa Mari-Mari pada 2023 mendatang yakni, fokus pada pemulihan ekonomi desa, seperti pembangunan pasar tradisionil Saluampak serta peningkatan BumDes (Badan usaha milik desa), Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan penanganan Stunting.

“Jadi untuk fokus kita di tahun 2023 yakni, lebih kepada pemulihan ekonomi desa, BLT 12 persen, meningkatkan dan menambah BumDes yang sudah jalan, serta menangani stunting do desa,” jelasnya.

Mariana berharap usulan yang telah disampaikan warga dalam musyawarah dapat segera dievaluasi oleh tim yang telah dibentuk, serta dapat diakomodir mengacu pada pedoman peraturan kementerian desa.

Sementara Pendamping Desa Mari-Mari Ismail diampingi Tenaga Pendamping Profesional Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Apri Tane mengatakan, untuk usulan-usulan warga yang belum diakomodir pada tahun lalu, dapat kembali di sampaikan untuk di masukan dalam penyusunan RKPDes tahun anggaran 2023.

“Bagi warga yang ingin menyampaikan usulan dipersilahkan, akan kita tampung kemudian dievaluasi sesuai kebutuhan dan kondisi anggaran desa yang ada, mudah-mudahan apa yang diusulkan bisa semuanya terealisasikan,” harap Apri(mor/yus)

,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.