Apdesi Tuntut Dinas Keuangan, Jika ADD Dikurangi Gaji Kepala Desa dan Kaur Belum Dibayarkan Triwulan II, Akan Mogok Kerja

Masambanews, Luwu Utara – 166 Desa di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel) Kepala Desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Luwu Utara meminta gaji para Kepala Desa dan Kaur segera dibayarkan untuk triwulan II (Mei, Juni, Juli, Agustus 2021).

Jika tuntutan tidak dipenuhi pemerintah kabupaten dalam hal ini Dinas Keuangan, mereka akan mogok kerja.

Tuntutan itu disampaikan Ketua Apdesi Kabupaten Luwu Utara Andi Basnar Racasiwi, SE didampingi Sekretaris Apdesi Aris Mursalim, SE pada media ini, Selasa 24 Agustus 2021.

Ketua Apdesi Lutra, Andi Basnar Racasiwi mengatakan, pihaknya akan menuntut Pemkab Lutra agar segera mencairkan gaji/tunjangan para Kepala Desa dan para perangkat desa di 166 Desa di Bumi Lamaranginang.

“Intinya gaji Kepala Desa dan Perangkat Desa di Lutra belum dibayarkan pemerintah daerah di triwulan II (Mei, Juni, Juli, Agustus), kami Apdesi mewakili para Kepala Desa dan perangkatnya untuk mogok kerja massal, jika tuntutan kami pihak Apdesi tidak dipenuhi dalam waktu dekat ini,” sebut Andi Basnar.

Mereka tidak akan melayani masyarakat di desa mereka masing-masing. Selain itu, para Kepala Desa dan perangkat desa di Lutra juga akan turun ke jalan dan menggelar unjuk rasa. Sebelum itu kami Apdesi akan ke DPRD untuk konsolidasi dan juga akan bertemu Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani membicarakan hal ini.

“Jika tidak dipenuhi oleh Dinas Keuangan, kami akan mogok kerja secara massal dan jika tidak dipenuhi juga, kami akan menggelar aksi unjuk rasa dan menemui Bupati Lutra higga tuntutan kami dipenuhi oleh Dinas Keuangan Lutra,” terangnya.

“Intinya pemerintah kabupaten segera membayarkan gaji para kepala desa dan perangkat desa di 166 desa di Lutra,” pungkasnya.(moryus)