2 Warga Dusun Melati Beringin Jaya Hanyut, Rakit Terbalik di Sungai Rongkong Belum Ditemukan

Kapolsek Baebunta IPDA Neltiawati

Masambanews, Luwu Utara РDua warga Dusun Melati Desa Beringin Jaya Kecamatan Baebunta Selatan Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel) hanyut rakit terbalik menghantam tembok tiang bekas jembatan gantung yang terbawa arus banjir bandang tahun 2020 lalu, belum ditemukan walaupun sudah dilakukan pencaharian oleh petugas gabungan.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Baebunta, IPDA Neltiawati pada media ini via whatsapp, Selasa 17 Agustus 2021 sore mengatakan bahwa, pihaknya bersama PMI Lutra, BPBD, PSC 119, Tagana, Unit Identifikasi Satuan Reskrim, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta Basarnas Kota Palopo yang dikomandani Maikel MF, sudah melakukakan pencaharian dua warga Dusun Melati Desa Berjngin Jaya yang hanyut dan belum ditemukan yakni, Manasia (mama Kembar/50 tahun) dan Vivo (7).

“Hasil pencaharian belum membuahkan hasil, tim terus mengupayakan pencaharian kedua warga Kecamatan Baebunta Selatan hingga sore hari,” sebut Kapolsek perempuan pertama di wilayah hukum Polres Luwu Utara.

Ia menuturkan tim Basarnas Kota Palopo bersama petugas gabungan lainnya dari kepolisian, TNI, dan instansi lainnya terjun ke lapangan untuk mencari kedua warga sejak kejadian rakit/perahu penyeberangan terbalik, yang ditumpangi 19 orang bersama pengemudi Firman.

Upaya pencahrian, kata IPDA Neltiawati dilakukan dengan membagi dua tim, untuk tim satu melakukan penyisiran sepanjang sungai Rongkong, sedangkan tim dua pencarian dengan menggunakan perahu karet, namun dihentikan karena terkendala cuaca dan malam.

Sebelumnya, peristiwa itu bermula ketika rakit/perahu penyeberangan yang membawa 19 penumpang mau menuju ke sebelah timur sungai Rongkong untuk menghadiri acara hajatan/hakikah dengan menumpangi rakit yang dikemudikan Firman alias Aco’.

Namun, baru sekitar 60 meter dari tempatnya diikat rakit/perahu tersebut, mesin perahu tersebut tidak kuat melawan air yang deras karena banjir lalu perahu tersebut hanyut dan menabrak tiang beton bekas jembatan gantung yang terbawa arus banjir bandang tahun 2020 lalu. Sampai berita ini dinaikkan dua orang warga Desa Beringin Jaya belum diketahui keberadaannya.

Sekadar diketahui, 17 penumpang warga Desa Beringin Jaya dan pengemudi rakit tersebut Aco’ (18) yang selamat, yakni Idris bersama isteri dan 2 orang anaknya, Muksin, Santo, Melleng, anak dari Manasia yang hanyut belum ditemukan 1 anak dan 1 cucunya, Beti, Nenek Ade, Indo’ Suadi bersama 1 cucunya, Bapak Dilla bersama isteri dan satu anaknya, Mama Yasir dan anaknya Arkham. (moryus)