Warga Soroti Kontraktor, Pengaspalan Jalan Ruas Pompaniki-Pongsamena Belum Dikerja

Masambanews, Luwu Utara – Masyarakat memprotes kontraktor PT Timurindo Tambang Mandiri pekerjaan proyek pengaspalan jalan menuju Puskesmas Sabbang Selatan, Desa Pompaniki, Luwu Utara, karena belum ada tanda-tanda mau dikerja dan tinggal dua hari jatuh tempo pengerjaan.

Salah seorang warga Rintis yang dijumpai dilokasi proyek di pengaspalan, Senin 21 Desember 2020 mengatakan, pihaknya atas nama masyarakat setempat sangat kecewa dan mempertanyakan pengaspalan ruas jalan Pompaniki-Pongsamena melalui Puskesmas Sabbang Selatan pekerjaan proyek belum ada tanda-tanda, padahal tercantum di papan proyek tersebut dilaksanakan 90 hari kerja, nah ininsudah tanggal 21 Desember 2020 tinggal 2 (dua) hari jatuh temponya.

Ia menyebutkan, kontraktor Pelaksana pekerjaan pengaspalan jalan dengan panjang hanya 195 meter belum dikerja, ada apa yah? sinis Rintis.

Sementara Kepala Desa Pompaniki, Drs Jayadi juga mempertanyakan dan menyoroti kontraktor pelaksana proyek pengaspalan dari APBD TA.2020 denfan anggaran Rp. 335.451.000,- dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Kabupaten yang berjuluk Bumi Lamaranginang (Lutra, red).

“Ia menanyakan dulu waktu pengukuran pengaspalan jalan kurang lebih 450 meter, kenapa dikurangi menjadi 195 meter,” tanya Kades Pompani, Drs Jayadi heran.

Karena itu, lanjut Jayadi, pihaknya meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Lutra bersama kontraktor segera merealisasikan pengaspalan di Desa Pompaniki.

“Jayadi menyebutkan jumlah anggaran proyek tersebut hanya sedikit Rp. 335.451.000, kenapa belum juga dikerjakan? Ini ada apa-apanya,” terangnya heran.

Sementara itu, kontraktor yang mengerjakan proyek pengaspalan jalan ruas Pompaniki-Pongsamenah tersebut, dihubungi via telepon celularnya berulang-ulang tapi di luar jangkauan, sehingga berita ini naik belum ada kejelasan dari kontraktor yang mengerjakannya.

Sekadar diketahui, tahapan penimbunan saja belum ada tanda-tanda material. (yus)