Tak Ada Pesta Akhir Tahun, Bupati Lutra Covid-19 Masih Meningkat

Masambanews, Luwu Utara – Kabupaten yang berjuluk Bumi Lamaranginang (Luwu Utara, red) Sulawesi Selatan mengimbau masyarakatnya tidak ada perayaan Tahun Baru 2021 di tempat umum yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19 pasca libur Natal dan Tahun Baru 2020-2021.

Bupati Luwu Utara (Lutra) Indah Putri Indriani melalui Kabag Humasmengatakan, momen libur Natal dan Tahun Baru di penghujung 2020 ini berbeda dengan peringatan tahun-tahun sebelumnya. Karena di tahun ini libur akhir tahun berlangsung dalam suasana pandemi covid-19 yang masih belum selesai.

“Maka kita harus kembali berupaya lebih keras untuk menekan jumlah kasus Covid-19 di daerah ini. Perlu ada langkah-langkah bersama untuk mengantisipasi terjadinya penambahan pasien positif dan munculnya cluster baru akibat momen liburan Natal dan akhir tahun,” ujar Bupati usai rapat koordinasi (rakor) Forkopimda Sulawesi Selatan yang dilakukan secara virtual, Jumat 18 Desember 2020.

Antisipasinya, kata Bupati pemenang Pilkada 9 Desember 2020 lalu yakni, salah satunya meminta agar tim penanggulangan Covid-19 daerah merumuskan bersama untuk membuat aturan tegas pelarangan adanya kerumunan pada kegiatan apapun.

“Nanti bisa dirumuskan lebih detail larangan kerumunan massa di momen liburan Natal dan Tahun Baru. Aturan pelarangan kerumunan tersebut nantinya tidak hanya berlaku di momen libur Nataru, tapi juga diharapkan terus berlanjut, selama masih dalam masa pandemi,” pungkas Indah Putri Indriani.

Sekadar diketahui kata Indah, saat ini sudah menembus 490 kasus warga Lutra yang positif virus corona, dengan 441 diantaranya dinyatakan sembuh, 29 orang masih dikarantina serta 20 orang yang wafat akibat virus corona ini.
Kerjasama dan kesadaran kita semua menjadi hal penting dalam rangka menekan laju sebaran virus corona di Bumi Lamaranginang ini. (yus)