Tahap Pertama Bumi Lamaranginang Dapat Jatah 1566 Vaksin Sinovac

Masambanews, Luwu Utara – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara yang dijuluki Bumi Lamaranginang menargetkan 15 orang perhari orang akan di vaksin Sinovac dari 16 Puskesmas dan satu RSUD Andi Djemma Masamba.

Dari 1566 Vaksin Sinovac jatah untuk Lutra itu diperuntukkan unruk tenaga kesehatan, ini belum semua, sebab di Lutra ada 4000 an tenaga kesehatan baik organik maupun non organik.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara, Marhani Katma mengatakan, vaksinasi sinovac untuk corona virus akan dimulai serentak di Sulawesi Selatan pada tanggal 14 Februari 2021.

Kabupaten yang berjuluk Bumi Lamaranginang siap melaksanakan kegiatan vaksinasi corona virus di 17 fasilitas pelayanan kesehatan, baik dari aspek tenaga itu sudah ada dannsudah terlatih. Dan untuk tempat penyimpanan vaksin juga sudah ada.

” Tinggal sekarang adalah memetakan 1566 tenaga kesehatan ini, mana yang layak diberi vaksin, dan mana yang tidak layak,” terang Marhani Katma.

Plt Kadis Kesehatan Lutra menyebutkan bahwa, orang-orang yang belum layak divaksin adalah orang yang masuk kontraindikasi pemberian vaksin seperti penyintas covid (pernah terinfeksi Corona Virus, orang yang sakit ringan, orang yang memiliki riwayat penyakit, wanita hamil atau menyusui, serta orang yang punys riwayat alergi dengan vaksin.

“Sasaran yang akan di vaksin, kata Marhani Katma ini sementara kami proses sekarang, walaupun seseorang itu masuk dalam pendataan kami, tapi orang itu ternyata masuk kontraindikasi maka tidak boleh di vaksin ” jelasnya lagi, seraya menambahkan pelaksanaan vaksinasi nantinya akan diawali dengan proses screening (proses pemeriksaan yang ketat) untuk mengetahui seseorang itu masuk kontraindikasi atau tidak.

Terpisah Juru Bicara (Jubir) Penanganan Corona Virus Lutra, I Komang Krisna mengatakan, dalam Screening vaksinasi corona virus, nantinya seseorang akan diajukan 7 (tujuh) pertanyaan untuk mengetahui orang tersebut terindikasi memiliki riwayat penyakit atau tidak.

“Kita targetkan vaksinasi hanya bisa melayani 15 orang dalam satu hari, karena hanya satu orang vaksinator supaya tidak terjadi kerumunan, dan pemberian vaksinasi dilakukan di dalam gedung fasilitas layanan kesehatan yang sudah disiapkan tidak di ruang terbuka,” ungkapnya pada media ini melalui via jejaring WhatsApp Rabu, 6 Januari 2021 malam.

Disinggung mengenai tingkat efektivitas dari vaksin, dia mengungkapkan bahwa vaksin ini ampuh untuk mencegah satu strain virus corona, namun jika virus kembali bermutasi maka dapat menginfeksi seseorang, dengan tingkat keparahan yang mungkin telah berkurang. (yus)