Prof NA, Kapolda dan Pangdam Pantau Kondisi Majene Pasca Gempa

Masambanews, Sulawesi Barat – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah (Prof NA) bersama Pangdam XIV Hasanuddin dan Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan pemantauan langsung keadaan gempa di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

“Gempa Bumi yang terjadi di Sulawesi Barat mudah-mudahan Pemerintah, Gubernur dan jajaran di sana diberikan kekuatan untuk bisa menyelamatkan,” ucap Prof NA panggilan akrab Gubernur Sulsel, Jumat 15 Januari 2021.

“Insyaallah kita akan bersama-sama menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di Sulbar,” tambahnya.

Gubernur Sulsel menyampaikan bahwa, sejauh ini sudah berkoordinasi dengan pihak PLN dan Telkom untuk segera turun melihat serta memperbaiki kondisi jaringan maupun aliran listrik pasca gempa bumi yang berkekuatan 6,2 SR.

“Saya sebentar dengan Pangdam, Kapolda melihat apa kira-kira yang bisa kita dorong. Danlantamal tadi saya sudah koordinasi untuk mengirim armada karena jalanan putus,” tutur Prof NA.

“Pemerintah Provinsi Sulsel sudah kirim banyak sembako dan sudah koordinasi dengan Telkom supaya segera mengecek jaringan disana dan juga dengan PLN untuk segera membenahi aliran listrik yang ada di sana,” terangnya. 

Luapan Sungai Salupangkang Tua Genangi Jalan Trans Sulawesi

Akibat tingginya curah hujan di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, mengakibatkan air sungai Salupangkang tua meluap. Air memotong  jalan trans sulawesi sehingga membuat arus lalu lintas lumpuh total.

Penumpukan kendaraan di sepanjang lokasi kejadian macet selama 5 jam. Hujan yang turun sejak pukul empat sore kamis dan Jumat 14-15 Januari 2021 sampai malam Jumat membuat jalanan Trans Sulawesi, tepatnya di Dusun Salupangkang tua desa Kambunong Kecamatan Karossa Kabupaten Mamuju Tengah.

Luapnya air sungai Salupangkang Tua mengakibatkan kendaraan mulai roda dua sampai dengan kendaraan roda tak berani melintas karena ketinggian air di badan jalan tingginya mencapai kurang lebih satu meter.

Salah seorang warga Salupangkang, Saharuddin alias Bapak Rangga yang di temui media ini mengatakan bahwa, kalau hujan seperti sekarang ini memang sering air sungai meluap di karenakan naiknya air laut/air pasang.

“Jadi air sungai bertabrakan dengan air laut yang lagi naik makanya air sungai meluap ke jalan,” tandasnya. (yus/ril)