Naoemi Octarina Buka Gebyar Pasar Tani Sulawesi Selatan

Masambanews, Sulawsesi – Selatan – Pjs Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Naoemi Octarina
membuka acara Gebyar Pasar Tani Sulawesi Selatan (Sulsel) di Jalan Amirullah Makassar, Senin 3-4 Mei 2021 diikuti Kelompok Tani dari 10 Kabupaten di Sulsel, Distributor Pangan dan Retail.

Acara gebyar pangan padarvtani se Sulsel diikuti Kabupaten Enrekang, Bone, Jeneponto, Takalar, Pinrang

Dalam sambutannya, Naoemi Octarina mengatakan, pangan merupakan kebutuhan yang sangat pokok bagi masyarakat kita tidak mungkin hidup tanpa pangan, sehingga menjadi kewajiban pemerintah dalam rangka pemenuhan dari pada pangan ini.

Kebutuhan pangan, lanjutnya, harus tersedia hingga ke daerah-daerah terpencil, supaya masyarakat mudah mendapatkannya. Selain jumlah dan cadangannya juga harus cukup, bahan pangan juga harus bermutu, aman, bersih, dan halal serta berbasis pada potensi lokal. Dengan demikian kemungkinan terjadi rawan pangan dan gizi di daerah dapat diantisipasi sejak dini.

Ia menambahkan, sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Sulsel, Pemerintah Sulsel bertekad untuk membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat terhadap bahan pangan. Perhatian itu tidak hanya untuk peningkatan produksi pertanian, tapi juga menyangkut kemudahan dalam mendistribusi dan penjualan agar lebih cepat dan menguntungkan petani dan konsumen.

“Gebyar pasar tani ini adalah wahana untuk memberi ruang kepada konsumen mendapatkan sayur, buah, beras, telur, dan lain-lainnya yang berkualitas langsung dari petani dengan harga relatif murah,” sebutnya.

Program Sulsel, katanya, memiliki tujuan utama untuk mengurangi kawasan rawan pangan, mengembangkan kawasan lumbung pangan serta mewujudkan ketersediaan pangan.

Naoemi Octarina berharap, kegiatan itu dapat memotivasi para pelaku usaha pertanian di Sulsel untuk dapat meningkatkan produksi dan produktivitas usaha yang dikembangkannya.

“Kami sebagai Pengurus Tim Penggerak PKK Sulsel, juga menghimbau para keluarga di Makassar dan sekitarnya untuk memanfaatkan Pasar Tani ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita tingkatkan gizi keluarga melalui bahan makanan yang segar dan berkualitas agar keluarga kita lebih sehat dan lebih bahagia di pandemi Covid-19,” ujarnya.

Pihaknya dukung kemandirian dan kesejahteraan petani, sehingga petani kita lebih sejahtera, dan masyarakat bisa mendapatkan hasil pertanian yang berkualitas dengan harga terjangkau.

“Kami ingatkan, kehadiran Pasar Tani ini sama sekali bukan untuk menyaingi pasar-pasar tradisional yang sudah ada di kota ini, tapi untuk memberi warna baru dalam berbelanja hasil pangan dari petani kita. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat mendorong semangat masyarakat Sulsel untuk lebih mendukung program-program pertanian dan pangan di daerah ini,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulawesi Selatan, Ardin Tjajo menuturkan bahwa, gebyar pangan pasar tani ini, dilaksanakan untuk memfasilitasi petani, kelompok tani, pelaku usaha untuk memasarkan secara langsung produknya kepada warga. Dan sekaligus menyediakan produk segar berkualitas dengan harga terjangkau.

Sekadar diketahui, Plt Ketua TP-PKK Sulsel juga meninjau rumah kemasan produk pertanian, lokasi percontohan urban farming, serta stand penjualan produk pertanian.

Dan turut hadir mendampingi Naoemi Octarina, Ketua Pokja III TP PKK Sulsel dan Ketua Dharma Wanita Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulsel.(rus/yus)