Majene Kembali Gempa Bumi Berkekuatan M 6.2, Kantor Gubernur Ambruk

Masambanews, Sulawesi Barat – Gempa susulan berkekuatan magnitudo (M) 6,2 kembali guncang wilayah Majene Sulawesi Barat (Sulbar), pada Jumat 15 Januari dini hari tadi.

Pusat gempa diketahui berada di darat, akibat aktivitas seismik sesar Mamuju.

Sebelumnya, pada Kamis (14/1/2021) pukul 14:35:49 WITA juga telah terjadi dengan mainshock 5,9 lalu disusul M 4,9 hanya beberapa menit kemudian.

Kembali dini hari tadi, Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) menginformasikan sekitar pukul 02:28:17 WITA, dini hari, pada 6 km Timur Laut Majene, kedalaman 10 km, pada koordinat 2.98 LS ā€“ 118.94 BT.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa bumi ini termasuk dalam kategori dangkal karena kedalamannya kurang dari 70 km dari permukaan bumi.

Hasil pemodelan menunjukkan gempa bumi cukup besar, tidak berpotensi tsunami. Dirasakan pada skala IV-V MMI di Majene, skala III Palu serta skala II Makassar.

Pantauan wartawan media ini, bahwa masyarakat dalam kota Mamuju berbondong-bondong mencari tempat yang dianggap aman (ketinggian).
Tepatnya di seputaran jalan Husni Thamrin terlihat padat dengan kendaraan baik roda dua maupun roda empat, disertai kondisi hujan.

Sementara, beberapa bangunan warga, kantor gubernur hingga hotel dā€™ Maleo terlihat mengalami kerusakan yang cukup parah.

Dikabarkan pula, ada beberapa warga yang terjebak dalam reruntuhan bangunan di Rimuku, RS Mitra Manakarra dan jalan Sultan Hasanuddin serta di jalan K.S Tubun Mamuju.

Hingga berita ini diterbitkan pihak BMKG dan BPBD belum merilis adanya laporan korban jiwa.

“Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Barat Darno Majid membenarkan Kantor Gubernur Sulbar ambruk
Masyarakat dihimbau untuk tidak panik dan tetap tenang mengikuti arahan dari pihak berwenang (BMKG). Tidak terpancing berita yang tidak bertanggungjawab (HOAX) serta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan,” pesan Kepala BPBD Sulbar. (yus/gidion)