Mahasiswa KKN Cokroaminoto dan Pemuda Desa Se’pon Bersihkan Puing Puting Beliung di Salupao

Masambanews, Luwu – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Pengembangan Lapangan (PPL) Universitas Cokroaminoto (Uncok) Palopo membantu warga korban angin puting beliung. Bantuan tersebut berupa kerja bakti atau gotong royong serta bantuan logistik dan uang tunai.

Dimana musibah angin puting beliung terjadi di tiga desa Kecamatan Lamasi Timur Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis 18 Februari 2021.

Babhinsa Desa Se’pon dan Kelurahan Lamasi Serda Beni Sesean, pada media ini mewakili pemuda mengatakan, aksi bersih-bersih ini semata-mata untuk membantu masyarakat yang tertimpa bencana angin puting beliung di Desa Salupao. Hal ini juga merupakan salah satu bentuk pengabdian Mahasiswa Universitas Cokroaminoto di wilayah binaan kami, untuk mengulurkan tangan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami sepakat untuk turun membantu masyarakat di lokasi kejadian puting beliung. Ini bentuk pengabdian kami,” tandasnya.

Bantuan logistik dan uang tunai pada korban bencana angin puting beliung diserahkan langsung Babhinsa Desa Se’pon didampingi Kepala Desa Se’pon dan Mahasiswa KKN Uncok Palopo beserta pemuda-pemudi Se’pon.

Sementara itu, Kepala Desa Se’pon, Beny, SH mengungkapkan, bahwa kami turut merasakan duka atas musibah bencana yang menimpa keluarga, saudara dan sahabat pada tiga desa yakni Desa Salupao, Bululondong dan Desa To’ Lemo Kecamatan Lamasi Timur.

” Semoga dengan bantuan peduli kasih ini, dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan segera bangkit untuk beraktivitas seperti biasa,” harap Beny Kades Se’pon.

Dalam peristiwa bencana angin puting beliung 15 Februari 2021 tersebut, tercatat 90 rumah yang rusak nyaris rata dengan tanah. Yakni di Desa Salupao 78 rumah terdampak, sebanyak 26 rumah rusak berat, 52 rusak ringan, di Desa To’Lemo 2 rumah rusak ringan dan di Desa Bululondong 1 rusak berat, 9 rusak sedang serta satu korban meninggal dan luka-luka. (yus/ben)