KPU Lutra, Tak Ada Konvoi Massa Pada Pengundian Nomor Urut Calon Bupati

Masambanews, Luwu Utara – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Utara mengingatkan pada bakal calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara (Lutra) pada tahapan pengundian nomor urut pasangan calon pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Lutra, Kamis (24/9/2020), tak ada iring-iringan konvoi/pengerahan massa dan ikuti protokol kesehatan.

Kegiatan ini dilakukan oleh KPU Lutra dengan melibatkan Forkompimda. Salah satunya dalam mencegah terjadinya kerumunan massa pendukung pasangan calon.

Anggota komisioner KPU Lutra divisi teknis Hayu Vandy Pamorron meminta, supaya nantinya pasangan calon maupun partai politik (parpol) pendukung tidak mengerahkan massa saat tahapan pengundian nomor urut pasangan.

“Pada Kamis tanggal 24 September 2020 mari kita patuhi protokol kesehatan, kami menghimbau kedua pasangan calon tidak membawa atau tidak mengerahkan massa,” ucap Hayu Vandy Pamorron pada media ini, Selasa (22/9) malam.

Dikatakannya, pemerintah telah menginstruksikan pelaksanaan Pilkada 2020 di masa pandemi Covid-19 dengan protokol kesehatan sesuai amanat PKPU No. 6 Tahun 2020 dan PKPU No. 10 Tahun 2020 sertà Maklumat Kapolri bernomor Mak/3/IX/2020 tanggal 21 September 2020.

Pasalnya, tambah Hayu Vandy Pamorron resiko terjadinya penularan virus corona di Kabupaten yang berjuluk Bumi Lamaranginang maupun di Indonesia masih cukup tinggi.

Dan diharapkan dengan penerapan protokol secara ketat di setiap tahapan Pilkada 2020 dapat mencegah terjadinya klaster virus corona baru.

Begitupun pembatasan jumlah peserta pun diperketat dilakukan, jelas anggota komisioner divisi teknis, dalam ruangan pun masing-masing pasangan calon maupun tim pengusung, pihak KPU dan Bawaslu juga dibatasi.

Sekadar untuk diketahui, bahwa pasangan calon (paslon) yang baru sembuh atau bebas dari virus corona yakni Arsyad Kasmar-Andi Sukma dengan tagline ‘AKAS’ akan mendapat nomor urut butut/ 3 (tiga), karena hanya tiga paslon yang mendaftar.(yustus)