Kabur 3 Tahun, Akhirnya AS Buronan Kasus Persetubuhan Anak Dibawa Umur Diciduk Resmob

Satuan Resmob polres Luwu Utara berhasil meringkus pelaku persetubuhan anak dibawa umur

Masambanews, Luwu Utara – Tim Unit Resmob Polres Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel) menciduk AS (23) buronan kasus persetubuhan anak dibawah umur di Desa Poreang Kecamatan Tana Lili, pada bulan Maret 2018 lalu, wilayah hukum Polsek Bone-Bone Lutra.

” Dia adalah AS (23) ditangkap/diciduk Resmob Polres Lutra di rumah neneknya di Lambuara Kecamatan Tana Lili,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lutra, AKP Syamsul Rijal melalui Kasubbag Humas, IPTU Abd Latif pada media ini via WhatsApp, Jumat 2 April 2021.

Kasat Reskrim melalui Bripka Sadar memimpin operasi penangkapan AS (23) boron persetubuhsn anak dibawa umur tiga tahun lalu di Lambuara Tana Lili.

AKP Syamsul Rijal mengatakan, berdasarkan Laporan Polisi Nomor 59/III/2018/SPKT tertanggal 26 Maret 2018, akhirnya buron/dpo diciduk Resmob di rumah neneknya.

Karena terduga secara sah, melakukan persetubuhan anak dibawah umur di Desa Poreang sebanyak satu kali, pengakuan AS (23) saat dinterogasi pihak kepolisian, dan akan dijerat pasal 81 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan hukuman penjara minimal lima tahun dan maksimal lima belas tahun.(yus)