Hairul Muslimin : Vaksin Covid-19 Tidak Bisa Diberikan Pada Orang dengan Kondisi Tertentu

Masambanews, Luwu Utara – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 telah dilaksanakan di beberapa wilayah Indonesia. Untuk Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan dijadwalkan akan dilaksanakan pada 1 Februari 2021 dengan tempat pelaksanaan di Puskesmas Masamba dengan 10 orang dan di sejumlah Puskesmas di Bumi Lamaranginang.

Distribusi vaksin Sinovac yang akan digunakan pada vaksinasi ini, dalam pantauan media ini telah tiba di Luwu Utara.

Sejumlah Puskesmas telah bersiap untuk melakukan program Nasional ini. Puskesmas Baebunta misalnya, telah membentuk Tim Vaksinasi Covid-19. Kepala Puskesmas Baebunta, Hairul Muslimin, SKM, kepada media ini, Jumat (29/1/2021), menyebutkan Tim Vaksinasi Covid-19 yang dibentuk terdiri dari dokter, perawat dan bidan yang akan bertugas sesuai dengan petunjuk teknis pemberian vaksinasi Covid-19.

” Tim Vaksinasi akan bekerja sesuai dengan pembagian tugas, di antaranya ada yang bertindak sebagai petugas pendaftaran dan verifikasi, petugas screening dan anamnese, petugas edukasi, Petugas yang bertindak sebagai vaksinator, hingga petugas pengelola limbah medis,” terang Hairul Muslimin.

Hingga berita ini dinaikkan, pihaknya masih menunggu distribusi Vaksin Sinovac dari Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara.

Sasaran penerima vaksin Covid-19 tahap pertama, lanjut Hairul Muslimin, adalah petugas kesehatan. Ia menyebut ada 44 orang Tenaga Kesehatan yang berstatus ASN bertugas di Puskesmas Baebunta yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 tahap pertama ini.
” Vaksin Covid-19 akan diberikan kepada petugas kesehatan itu sepanjang petugas tersebut tidak memiliki kriteria orang yang tidak bisa disuntik vaksin Covid-19,” ungkap Kapus Baebunta.

Kriteria orang yang tidak bisa diberi vaksin Covid-19, disebutkan oleh Hairul Muslimin, berdasarkan format screening pada Juknis Vaksin Covid-19 antara lain : Orang yang pernah terkonfirmasi positif Covid-19, Ibu hamil atau menyusui, Orang yang memiliki gejala ISPA seperti batuk, pilek, sesak napas dalam 7 hari terakhir, Orang dengan tekanan darah 140/90 ke atas, Memiliki riwayat alergi, Penderita penyakit jantung, ginjal, reumatik autoimun, penyakit autoimun sistemik seperti lupus, penderita penyakit saluran pencernaan kronis, penderita hipertiroid atau hipotiroid, penderita penyakit kanker dan kelainan darah, serta penderita HIV.

Pemberian vaksin Covid-19, terang Hairul Muslimin, memiliki tujuan untuk menurunkan transmisi/penularan penyakit yang disebabkan oleh Virus Corona, menurunkan angka mobilitas (kesakitan) dan mortalitas (kematian) karena Covid-19, menciptakan kekebalan komunitas, dan menghindarkan masyarakat dari penyakit Covid-19 sehingga dapat hidup produktif secara sosial dan ekonomi.
” Harapan kita bersama tentu ingin segera keluar dari pandemi Covid-19, maka vaksinasi ini harus didukung. Target setidaknya 70 persen warga diberi suntikan vaksin Covid-19 agar terbentuk herd imunity semoga dapat terealisasi.” harapnya.

Selain pemberian vaksin Covid-19, Ia juga tetap mengingatkan pemberlakuan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun tetap harus dilaksanakan secara disiplin oleh siapa saja.
” Meski telah ada vaksin, pesan ibu 3 M jangan dilupakan, tetap dilaksanakan secara konsisten. Pakai masker lah, jangan kendor. Cuci tangan dan jaga jarak jangan sampai lupa.” pesan pria yang pernah dirawat karena Covid-19 ini.(yus)