Di Pengungsian Panampung Polwan Hibur Anak Dengan Trauma Healing

Masambanews, Luwu Utara – Banjir bandang lumpur dan tanah longsor yang melululantakkan Bumi
Lamaranginang julukan Kabupatan Luwu Utara di 6 Kecamatan pada 13 Juli 2020 lalu, meninggalkan trauma bagi sebagian warganya dan anak-anak.

Sehingga Polres Lutra menurunkan Polisi Wanita (Polwan) untuk pemulihan psikis dan memberikan bantuan di pengungsian Dusun Panampung Desa Meli Kecamatan Baebunta, Jumat (24/7/2020) kemarin.

“Hal ini disampaikan Ipda Nelty, S.Sos yang memimpin langsung trauma healing pada media ini, Sabtu (25/7/2020), bahwa trauma terhadap korban bencana khususnya anak-anak tidak bisa dibiarkan berlarut-larut,” terangnya.

Menurutnya, ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam penanganan pasca bencana. Bukan hanya revitalisasi atau menghidupkan kembali suatu hal yang sebelumnya terberdaya, namun trauma healing perlu dilakukan terkhusus pada anak-anak.

“Pemulihan trauma pasca bencana penting dilakukan agar para korban dapat segera kembali melanjutkan kehidupannya secara normal,” tuturnya melalui via jejaring WhatsApp.

Trauma healing dilakukan dengan mengajak bermain, bernyanyi, main sepakbola, main yang lucu-lucu dan pemberian bingkisan disela-sela permainan anak yang dimainkan bersama para pengungsi di posko pengungsian Panampung, Petambua di dua Desa yakni Desa Radda dan Meli Kecamatan Baebunta.

Di posko pengungsian tersebut dihuni diantaranya adalah anak-anak dari balita hingga remaja. Mereka mendapatkan bantuan berupa perlengkapan sekolah dan kebutuhan lainnya.

Sementara itu dihubungi via jejaring WhatApp Kasubag Humas Polres Lutra, Iptu Muh Latief menambahkan, pihaknya sampai saat ini masih melakukan upaya penanganan pasca bencana di Bumi Lamaranginang di tempat-tempat pengungsian.

Pengerahan personel dengan membantu masyarakat dan anak-anak terdampak bencana masih dilakukan di Kecamatan Masamba dan Kecamatan Baebunta serta di Sabbang.

“Termasuk pendistribusian bantuan kebutuhan khususnya wilayah terisolir dengan motor trail milik Kepolisian masih kita lakukan,” terang Kasubag Humas Polres Luwu Utara.(yustus/am**)