Bupati Bagikan 1794 Tablet Gratis untuk Pelajar di Bumi Lamaranginang, Program Digitalisasi dari Program Kemendikbud tahun 2019

Masambanews, Luwu Utara – Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan melakukan peluncuran program ‘Digitalisasi Sekolah’ oleh Kemendikbud dilakukan Bupati Lutra. Bertempat dipusatkan di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) Radda Kecamatan Baebunta, Rabu (17/6/2020), sebanyak 1794 unit tablet dibagikan gratis kepada para pelajar sekolah di Bumi Lamaranginang julukan Kabupaten Luwu Utara.

Mendikbud, Muhadjir Effendy melalui Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menyebutkan, pelaksanaan program bentuk inovasi pembelajaran berbasis digital. Pihaknya mulai dengan mempersiapkan konten berupa portal atau platform digital, terkhusus di masa pandemi covid-19 ini baru mulai di laksanakan dan program ini sudah terlaksana di tahun 2019 lalu.

Platform yang diberi nama “Rumah Belajar” akan menjadi platform digital resmi dan gratis dari Kemendikbud kepada publik.

“Nanti jadi konten utama dalam digitalisasi sekolah. Sekarang dianggap sudah siap dan secara bertahap akan kami sediakan sarana dan prasarana pendukung sehingga bisa dimanfaatkan dan diakses oleh semua sekolah di Indonesia,” ujarnya, seraya menambahkan bantuan tablet gratis bagi pelajar di Lutra yang berjumlah 1794 ini diambil dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yakni, BOS Afirmasi untuk sekolah di wilayah 3T dan BOS Kinerja.

Untuk sekolah yang mendapat Hp tablet gratis BOS Afirmasi ada 46 Sekolah dan jumlahnya 1215 tablet, dan untuk BOS Kinerja ada 11 Sekolah dengan jumlah 579 HP Tablet gratis. Dan total sekolah di Bumi Lamaranginang ada 57 sekolah, dan dananya berjumlah Rp. 4,9 Milyar.

Bupati perempuan pertama di Sulsel yang juga satu satunya Bupati di Sulsel penerima Anugrah Kebudayaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menambahkan, proses pembelajaran berbasis digital ini akan menjadi salah satu pilihan strategi yang akan diterapkan di semua sekolah di Indonesia pada masa akan datang, terkhusus di masa pandemi covid-19 ini.

Tahap awal pelaksanaan program Digitalisasi Sekolah difokuskan di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
Ini sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo yang menyebutkan bahwa pembangunan dimulai dari daerah yang letaknya di pinggiran.

“Kami ingin sesuai visi Presiden, yaitu membangun dari pinggiran. Makanya dari Kemendikbud ditirukan Bupati Lutra bahwa kami mulai dari pinggir dulu, kemudian semakin ke tengah. Dimulai dari yang paling tertinggal sehingga mengalami lompatan dan bisa sejajar dengan daerah yang di tengah,” kata Indah Putri Indriani.

Disebutkan untuk program tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Jasrum, melalui Bupati Lutra menyiapkan diawal ini 1794 tablet gratis kepada 57 sekolah di Bumi Lamaranginang pada tahun 2020 ini.

Adapun pembiayaannya berasal dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi dan BOS Kinerja. Pemberian dana BOS ini berbeda dibandingkan alokasi dana BOS reguler tahun sebelumnya.

Adapun dana BOS Kinerja dialokasikan untuk sekolah yang dinilai memiliki kinerja baik dalam penyelenggaraan layanan pendidikan. Jumlah keseluruhan alokasi dana untuk kedua jenis BOS tersebut mencapai Rp 4,9 Milyar.

“Rinciannya terdiri dari BOS Afirmasi ada 46 Sekolah dengan 1215 tablet gratis, sedangkan BOS Kinerja ada 11 Sekolah dengan jumlah tablet gratis 579,” terang Bupati perempuan tangguh ini tak kenal lelah.

“Supaya dananya tidak mengganggu yang sudah dikalkulasikan, kebetulan kami mendapatkan dana BOS Afirmasi sebagai bentuk keberpihakan untuk wilayah 3T dan BOS Kinerja untuk sekolah yang dianggap berkinerja terbaik. Kami pilih yang kinerjanya terbaik, tapi levelnya di bawah,” tambah Indah Putri Indriani.

Penggunaan teknologi informasi menurut Bupati Lutra mungkin sudah akrab, baik oleh guru dan murid di Bumi Lamaranginang. “Tapi kan belum digunakan untuk hal-hal produktif yang sifatnya untuk pendidikan,” sebutnya lagi.

Sekadar diketahui, penggunaan IT di bidang pendidikian menurut Indah Putri Indriani sudah dicoba beberapa kali dalam penerapan UN berbasis komputer.

Hadir dalam penyerahan bantuan tablet gratis adalah Perwakilan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulsel Azikin, Kepala Dinas Pendidikan Jasrum, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Suaib Mansur, serta para Kepala Sekolah (UPT) penerima HP/Tablet Gratis dan dilaksanakan secara himbauan Protokol Kesehatan di masa pandemi corona. (yustus)