Penjual Miras Ilegal Kios MN Digerebek Polisi

Penjual Miras Ilegal Kios MN Digerebek Polisi

Masambanews, Luwu Utara – Jajaran Polres Luwu Utara Kepolisian menggerebek penjual minuman keras beralkohol (miras) ilegal di wilayah hukumnya.

Hasil gerebek penjual miras petugas menemukan 6 dos merk miras ilegal botolan, yang siap untuk dijual secara bebas dan disimpan di dalam kios miliknya yang beralamat di Dusun Pangalli Desa Dandang Kecamatan Sabbang Selatan Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu 21 September 2022 sekira pukul 20.30 Wita.

“Polisi menyita seluruh miras ilegal yang telah ditemukan dikios penjual,” sebut Kapolres Luwu Utara AKBP Galih Indragiri melalui Kasi Humas IPTU Latief pada media ini via whatsapp, Kamis 22 September 2022.

Kegiatan operasi miras illegal ini, kata dia, dilakukan bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Luwu Utara. Tetapi untuk melindungi generasi muda dari bahaya konsumsi miras.

“Banyak dampak yang bisa ditimbulkan bila nekad meminum miras itu seperti, kerusakan mental dan fisik. Tentunya tak sekadar merugikan bagi orang yang mengkonsumsi tapi orang lain juga,” sebutnya menegaskan.

Menurut Galih Indragiri, target utama operasi tersebut memang sasarannya penjual miras ilegal. Karena aksi mabuk-mabukan dapat menimbulkan keresahan hingga muncul potensi kejahatan di lingkungan masyarakat.

“Kami tidak bosannya dan secara terus menerus memerangi peredaran miras illegal yang berada di Wilayah Hukum Polres Luwu Utara. Hal itu dilakukan guna melindungi semua pihak, baik secara fisik maupun psikologis,” ucapnya.

“Kegiatan razia minuman keras tersebut aman makin rutin dengan harapan bisa menciptakan situasi kondusif di Kecamatan Sabbang Selatan, terkhusus di Luwu Utara julukan Bumi Lamaranginang, serta demi terwujudnya zero miras,” jelasnya.

Untuk diketahui 6 dos miras
digerebek Polisi dari kios MN yakni, 2 dos anggur kolesom (anggur orang tua), 1 dos merk Guinnes, 1 dos merk Karetta, dan 1 dos merk Topi Roja.(mor/yus)

,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.