BERITA VIDEO: Panen Perdana Sayur Kangkung Siswa SMK Negeri 7 Luwu Utara

BERITA VIDEO: Panen Perdana Sayur Kangkung Siswa SMK Negeri 7 Luwu Utara

Masambanews, Luwu Utara – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Luwu Utara yang berlokasi di Dusun Salukarondang Desa Dandang Kecamatan Sabbang Selatan. Kepala UPT SMK Negeri 7 Luwu Utara, guru pembimbing, dan siswa-siswi melaksanakan panen perdana jenis tanaman kangkung, Selasa 20 September 2022.

Hal tersebut dosampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) SMK Negeri 7 Luwu Utara Aris, SP, M.Si mengatakan bahwa,“ Syukur Alhamdulillah, hari ini SMK
Negeri 7 Luwu Utara bisa melaksanakan panen perdana sayur kangkung yang merupakan hasil kerja peserta didik kami, yang terhitung hanya 1,5 bulan sejak lahan dibuka.

Lanjutnya,“ SMK Negeri 7 Luwu Utara jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan Horticultura (ATPH) melakukan kegiatan pembelajaran baik teori dan praktek tetap berlangsung di sekolah tersebut.

Para peserta didik mendapatkan jadwal bergantian untuk merawat tanaman kangkung ini, sehingga menghasilkan, namun demikian rupanya kerja yang dilakukan tidak sia-sia, kangkung yang dipanen lumayan jangkung dan subur dengan memakai pupuk organik.

Ini berkat bimbingan dan arahan yang diberikan oleh guru-guru pertanian yang sangat mendukung keberhasilan pelaksanaan kegiatan penanaman kangkung sampai kangkung ini bisa dipanen,“ sebutnya.

Aris menyebutkan bahwa, selain kangkung, ada tanaman lain yang juga ditanam siswa, yakni tanaman hidropolik, seperti bayam dan lombok.

Dalam keterkaitan tentang hal ini tambahnya, kegiatan pertanian yang berlangsung selain kegiatan praktek dan ekstrakurikuler bagi peserta didik, juga merupakan wujud aksi partisipatif terhadap program PAKET AMAN yaitu Program Sering Desa dan Daerah (PSDD), dimana Desa dan Daerah juga ikut mendukung program PSDD ini, yang dikembangkan dengan cara mengolah lahan baru yang lebih luas lagi, yang nantinya akan bekerjasama dengan pihak terkait Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Luwu Utara melalui bimbingan Penyuluh Pertanian.

SMK Negeri 7 Luwu Utaramemiliki lahan kebun yang luas, sebagian rencananya akan dibuka juga lokasi 0eekebunan durian motong guna pengembangan dibidang perkebunan.

Namun hal ini tidak membuat undur semangat Kepala Sekolah untuk menghimbau guru bidang perkebunan horticultura dan peserta didik, agar terus berbenah, karena baik lahan pertanian maupun perkebunan ini nantinya akan menjadi contoh bagi masyarakat sekitar.

Tentu hal ini semua bisa dilaksanakan, dikerjakan bahkan menghasilkan bilamana semua saling bekerjasama dan dikerjakan dengan sepenuh hati, karena Allah pasti memberikan buah dari kerja yang senantiasa dibarengi semangat dan doa,” tambahnya. 

Tak luput, Aris menegaskan bahwa hasil panen kangkung ini juga akan dijual kepada masyarakat atau dalam skala besar nantinya, maka akan dipasarkan kepada penjaja sayur di pasar, sedangkan hasilnya atau keuntungannya akan dijadikan tabungan peserta didik pelaksana kegiatan untuk kebutuhan mendesak ataupun hal-hal lain yang dianggap perlu sesuai dengan kebutuhan peserta didik di sekolah, sedangkan modalnya dikembalikan kepada kepala sekolah.

Dari hal tersebut, peserta didik diajak untuk mandiri, belajar dan langsung praktek serta disiapkan menjadi manusia berpikir aktif dan efektif bahkan menjadi produktif bilamana sudah tammat dari SMKN 7 Luwu Utara kelak.

Tujuan utama adalah supaya siswa menjadi kebanggaan sekolah dan orangtua tidak merasa sia-sia karena menyekolahkan anaknya di SMK Negeri 7 yang berlokasi di Dusun Salukarondang Desa Dandang Kecamatan Sabbang Selatan, sebagaimana pandangan sebelumnya bahwa akan ada pengeluaran berlebih dikarenakan praktek dan pemenuhan kebutuhan lain terkait memenuhi kompetensi belajar di sekolah dibanding dengan sekolah di SMA.

Terpisah, Kepala Desa Dandang Haeruddin Jumain mengaku senang dengan kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah, pembelajaran teori akhirnya berlangsung dibarengi dengan praktek langsung di lapangan.

Kepala Desa Dandang berharap lulusan SMK Negeri 7 Luwu Utara sudah bisa berkarya dan mandiri, tidak lagi repot mencari pekerjaan setelah
tamat nantinya,“ jelas Haeruddin Kepala Desa Dandang. (@mor/yus).

,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.