Anggota DPRD Luwu Utara Turun ke Dapilnya, Serap Aspirasi Warga Masa Sidang Pertama

Masambanews, Luwu Utara – Anggota Legislatif/DPRD Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan masa sidang pertama tentang pelaksanaan APBD Pokok 2022. Dan ini sesuai dengan perundang – undangan melaksanakan kewajiban ke daerah pemilihannya untuk menyerap aspirasi dari masyarakat atau konstituennya, yang dikenal dengan kegiatan reses anggota DPRD/Legislatif.

Hasil dari jaring aspirasi anggota dewan ini kemudian akan dibawa ke dalam sidang paripurna melalui fraksi masing-masing anggota, sebagai laporan untuk dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk rencana pembangunan dalam RAPBD.

Dalam melaksanakan reses masa sidang pertama 202 ini, setiap anggota DPRD Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel) berkewajiban untuk melakukan kegiatan jaring aspirasi di titik pertemuan di daerah pemilihan mereka.

Tidak terkecuali bagi pimpinan DPRD Kabupaten Luwu Utara, Drs Basir juga melakukan kegiatan resesnya di Kecamatan Sabbang, Sabbang Selatan, Baebunta, Baebunta Selatan, Rongkong dan Seko. Menurut politisi partai berlambang pihon beringin ini menyatakan, selama masa reses, setiap anggota DPRD diharapkan, semakin dekat secara psikologis dengan masyarakat di daerah pemilihannya.

“Selama melaksanakan kegiatan reses ini, tentunya anggota dewan ini akan lebih dekat dengan konstituennya,” ujar Basir.

Sementara anggota DPRD Lutra dari daerah pemilihan (dapil) 3 meliputi Kecamatan Malangke dan Malangke Barat, Amir Makhmud, H. Rusli, Muhlis, Muhammad Ibrahim mengatakan dalam reses bersama para undangan di Aula Kantor Camat Malangke Barat, setiap anggota DPRD memiliki kewajiban untuk menyerap, menghimpun, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat daerap pemilihannya.

Dan permasalahan yang utama dan umum di Kecamatan Malangke Barat yakni, masalah banjir sungai Rongkong bagaimana anggora DPRD memperjuangkan solusi mengatasi persoalan banjir sunfai Rongkong dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang, terutama pembangunan bendungan sungqi Rongkong, dan juga perbaikan infrastruktur di Kecamatan Malangke Barat harus direspon positif untuk kemudian dibahas secara komisional atau di kantor DPRD Lutra.

Aspirasi yang disampaikan warga Malangke Barat untuk seluruh anggota DPRD Lutra, mayoritasnya mengeluhkan masalah banjir sungai Rongkong dan Infrastruktur.

Beberapa persoalan tersebut diatas mencuat diutarakan masyarakat pada umumnya. Masalah yang berkatian dengan kepentingan masyarakat banyak tentu harus diprioritaskan.

Hadir dalam reses anggota Legislatif Lutra disampaikan Camat Malangke Barat Sulpiadi bersama Kapolsek Makangke Barat IPTU Abd Latif pada media ini via whatsapp, Jumat (1/10/2021) sore yakni, para Forkopimcam, para Kepala Desa, para Ketua BPD, para Kepala Dusun, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Tokoh perempuan se Kecamatan Malangke Barat.(moryus)