Senyum dan Diam Tanda Cerminkan Karakter Kadis DPMTSP Lutra

84 views
banner 468x60)

 

Masambanews, Luwu Utara – Senyum bisa mengubah segala hal. Saat kita mendapatkan senyuman yang tulus dari seseorang, hari-hari kita bisa langsung menjadi lebih baik.

Yah, ini memang bukan hal yang mengherankan. Sebab, senyuman juga berkaitan dengan perasaan kita pada waktu tertentu. Begitu juga dengan senyuman orang lain.

Hal ini diungkapkan Ahmad Yani, ST Kepala Dinas Penanaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu(DPMTSP) Lutra, pada media ini, Rabu(22/10), bahwa untuk tamu dikantor adalah rejeki bagi kita sebagai pemimpin, untuk menerima tamu tidak pernah didalam ruangan, tapi di teras kantor, ini semua wujud transparansi dalam mengambil keputusan internal.

Perasaan tertekan yang dialami seseorang juga bisa tercermin lewat senyuman mereka. Bahkan, amarah seseorang juga terlihat dari senyuman mereka, sehingga seorang Kepala Dinas ini menerima tamu diteras kantornya, apalagi Dinas yang dipimpinnya rawan dengan pungutan tak resmi. ” Ini bukan pencitraan kawan, untuk mengambil keputusan harus transparan, tidak ada pungutan luar disini, kira bisa lihat setiap hari dan laporkan saja ke Saya bila ada pegawai staf yang nakal atau memuntit kepada tamu,” tutur Ahmad Yani.

” Lanjut Ahmad Yani dalam bekerja memberikan senyum kepada setiap tamu yang datang, tapi banyak juga tamu yang datang itu langsung masuk kantor, dan tak bertanya kemudian terus masuk kantor, entah apa yang diurus lalu kemudian selang beberapa menit keluar cari Kepala Dinas,” sambil tertawa menceriterakan pada media ini.

Menurutnya, senyum asli dari seseorang bisa disebut dengan senyum “duchenne” atau senyum tiga jari.

Maksud saya senyum asli di sini adalah senyuman yang benar-benar menunjukkan hubungan nyata, dan hidup dengan menjadi bahagia, senang, atau merasa hangat.

Ahmad Yani adalah salah satu pejabat eselon dua yang banyak warga tak tahu kalau datang di kantornya, dan pejabat yang tidak suka mencari muka ke pimpinan dan beliau jarang sekali masuk dirumah jabatan Bupati.

” Kita itu bekerja ikhlas saja kawan, tidak perlu cari muka, biar pimpinan yang menilai kita sebagai pejabat, dan saya ke Rujab itu kalau ada yang penting atsu disuruh menghadap,” tambahnya.

Ahmad Yani mengatakan, senyuman yang tulus melibatkan kontraksi spontan dari dua otot yang berbeda di wajah kita. Ini adalah orbicularis oculi (pipi dan mata) dan mayor zygomatic (sudut mulut kita).
Kita dapat mengetahui apakah seseorang tersenyum tulus dengan memperhatikan kerutan di sekitar mata mereka.
Senyum tulus hanya bisa dilakukan jika kita menjalani kehidupan yang benar-benar bahagia,” tukas Ahmad Yani.(yustus)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)