Faskab STBM Lutra Mampu Minimalisir Desa Malimbu Kurang Bersanitasi

banner 468x60)

Masambanews, Luwu Utara – Meminimalisir kawasan-kawasan lingkungan bersanitasi rendah,  Fasilitator Kabupaten(Faskab) Sanitasi Total Berbasis Masyarakat(STBM) Lywu Utara, Sulawesi-Selatan, Oghi Pasolang bekerjasama Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara(Lutra), terus berupaya meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Sejumlah kawasan di Kabupaten Lutra memang masih dalam kondisi bermasalah dengan sanitasi yang ditandai dengan masyarakatnya masih BAB di sembarang tempat dan belum menerapkan pola mencuci tangan pakai sabun di air mengalir.

Oghi Pasolang, Fasilitator Kabupaten(Faskab) Lutra, STBM mengutarakan pada Jurnalis media ini, Rabu(10/7/2019) pagi, bahwa kondisi itu terjadi disebabkan masyarakat di kawasan berlingkungan bersanitasi rendah karena kurangnya pengetahuan dan kepedulian mereka terhadap kebersihan diri dan lingkungan.
Akibatnya tingkat kepedulian mereka terhadap kebersihan diri dan lingkungannya masih rendah.

” Oleh sebab itu, papar Oghi Pasolang Faskab STBM Lutra perpanjangan informasi para petugas kesehatan melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat untuk peduli kesehatan diri dan lingkungannya,” ucapnya.

Semisal belum lama ini digelar kegiatan sosialisasi program prasarana dan sarana air limbah yang dilaksanakan di Kantor Desa Malimbu Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara, Sulsel.

Kegiatan ini bertujuan mengedukasi agar warga Desa Malimbu dapat menerapkan pola perilaku hidup bersih dan sehat(PHBS).

” Kinerja dan hasil kerja para Faskab yang telah dilakukan dan tingkat keberhasilan dirasakan masyarakat Desa Malimbu yang terendah akses Sanitasinya yang masih dibawah 30%, semoga dengan sosialisasi yang kami gelar dapat mengakses sanitasi mencapai 50%-70%,” tutur Oghi Pasolang.

Untuk target sanitasi dan Kesehatan ke depan, akses sanitasinya bisa mencapai 75% atau lebih, bukan saja dibebankan pada Dinas Kesehatan, tetapu itu menjadi tanggungjawab bersama termasuk individu keluarga di Desa Malimbu.

“Mengingat beratnya program yang diemban ke depan, maka kami para Faskab STBM akan terus dibekali ilmu pengetahuan dan pelatihan, mulai dari promotor sanitasi, bintek fasilitator STBM, pemicuan STBM, sampai stimulan sarana sanitasi untuk warga yang tidak mampu,” papar Oghi’ panggilan akrab Faskab STBM Lutra.

Untuk itu setiap kader Faskab STBM harus dapat bersosialisasi dengan masyarakat mengingat program di atas melibatkan banyak pihak.(yustus/amor)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply