Bupati Lutra, Jadilah Pengguna Lalulintas Yang Taat Aturan, 2018 Kasus Laka Turun

banner 468x60)

Masambanews, Luwu Utara – Dihari puncak Millenial Road Safety Festival(MRSF) Kapolres Luwu Utara, AKBP Boy Samola beberkan kasus lakalantas, bahwa di tahun 2017 ada 223 kasus lakalantas, sedang di tahun 2018 lalu jumlah lakalantas menurun 20 kasus yang jumlahnya 203 kasus, berarti penurunan lakalantas menurun.

Hal ini dibeberkan Kapolres Luwu Utara di acara puncak MRSF di lampu merah samping Monumen Masamba Affair, Minggu,(10/2/2019).

Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya di Luwu Utara menurun sepanjang tahun 2018 dibanding tahun 2017 mengalami penurun kasus lakalantas .

Disambutannya Bupati Luwu Utara, Hj. Indah Putri Indriani, mengapresiasi kinerja bapak Kapolres Luwu Utara, AKBP Boy FS Samola, melalui Kasatlantas AKP Mustari.

” Terimah kasih kepada seluruh warga Luwu Utara sebagai pengguna lalulintas tang patuh dan taat serta tidak ngebutan,mari kita warga Luwu Utara terutama para generasi millenial untuk menjadi pelopor keselamatan dalam mengendarai kendaraan dijalan raya,” ajak Bupati Luwu Utara.

” Sementara itu AKBP Boy FS Samola mengatakan, dengan Puncak MRSF ini para pengguna jalan terurama kepada generasi millenial untuk mempelopori keselamatan untuk mengurangi jumlah kematian akibat kecelakaan,” imbau Kapolres Luwu Utara.

Menurut Boy panggilan akrab Kapolres Lutra, dengan kecelakaan yang terjadi di Luwu Utara dengan meninggal dunia di jalan, disebabkan oleh berbagai faktor, seperti habis minum minuman keras, kondisi jalan, ugal-ugalan, dan kurangnya kesadaran pengguna jalan saat berkendara.

Dia mengungkapkan, dengan thems MRSF 2019 ini, ” Mewujudkan millenial cinta lalulintas demi Indonesia gemilang.”

Selain kegiatan MRSF, Satlantas Pokres Luwu Utara dibawah kendali Kasatlantas AKP Mustari, untuk meminimalisasi angka kecelakaan dan korban jiwa di jalan raya, pihaknya terus melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas di masyarakat hingga ke sekolah agar para pengguna jalan lebih sadar lagi dalam berlalu lintas.

“Sosialisasi terus dilakukan dengan tujuan agar masyarakat lebih sadar lagi dalam berlalu lintas,”ujarnya.

Hadir dalam MRSF yakni, unsur Forum Koordinasi Pimoinan Daerah(Forkopimda), para Kepala perangkat daerah, pimpinan cabang BRI Masamba, Bayu Adityo, Komisioner KPU, Komisioner Bawaslu, para generasi millenial, para pelajar dan undangan peserta MRSF lainnya.(yustus).

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply