Ada Apa Wakil Ketua DPRD Menolak RAPBD Luwu Utara Tahun 2019.

banner 468x60)

Masambanwes, Luwu Utara. — Wakil ketua DPRD Luwu Utara, Andi Sukma menyatakan sikap menolak pernyataan dan penganggaran pemerintah daerah kabupaten Luwu Utara yang termuat dalam RAPBD tahun 2019.

“Saya menerima dan tegas Mengatakan Menolak Pernyataan Dan penganggaran, yang termuat dalam RAPBD tahun Anggaran 2019, karena saya mendapatkan peletakkan Anggaran Bantuan yang sudah menyalahi aturan,” Tegas Andi Sukma, saat ditemui diruang kerjanya, Jumat kemarin (4/1/2019).

Ia menyebutkan salah satu permasalahan yang ia temukan andanya bantuan bagi pesantren datok Sulaiman Kota Palopo. dengan Nilai kurang Lebih Rp.500.000.000,-

“Saya mengatakan ini dengan tegas dan spontan Menyoroti Pemerintah daerah kabupaten Luwu Utara, bahwa saya tidak setuju dikarenakan ada beberapa Pasantren dan Sekolah Swasta di kabupaten Luwu Utara yang membutuhkan Anggaran, Serta Uluran Tangan Pemerintah kenapa malah yang di luar daerah dibantu dengan anggaran yang cukup besar seperti itu, “Kata Andi Sukma.

Andi Sukma juga menegaskan jika masih ada beberapa Program Penganggaran lain belum ia sampaikan secara rinci yang menurutnya tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat kabupaten Luwu Utara, “Katanya.

“Sekarang ini pemerintah Luwu Utara tidak meletakkan dan tidak memprogramkan seolah olah Meyepelekan hasil Musrembang dan hasil penyerapan aspirasi masyarakat yang melalui reses DPRD Luwu Utara,” Tegas Andi Sukma.

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara bisa memberikan bantuan Dana Hibah Kepada Kepentingan umum  minimal dibawah Rp. 100 juta, apalagi kalau diluar Luwu Utara.

“Kan aneh masih ada di Luwu Utara yang masih membutuhkan bantuan, kok  Nyumbang di Luar Kabupaten. jangan-jangan ada apanya atau kah apa adanya. Inilah Pemerintahan yang tidak merasa memiki serta tidak bertanggung Jawab. Saya bicara begini demi  Kepentingan Masyarakat Luwu Utara ini, Maaf Kalau saya tidak sepakat dan tidak setuju. “Tutup Andi Sukma. (Ahwy).

Apa Wakil Ketua DPRD Menolak RAPBD Luwu Utara Tahun 2019.

Masambanwes, Luwu Utara. — Wakil ketua DPRD Luwu Utara, Andi Sukma menyatakan sikap menolak pernyataan dan penganggaran pemerintah daerah kabupaten Luwu Utara yang termuat dalam RAPBD tahun 2019.

“Saya menerima dan tegas Mengatakan Menolak Pernyataan Dan penganggaran, yang termuat dalam RAPBD tahun Anggaran 2019, karena saya mendapatkan peletakkan Anggaran Bantuan yang sudah menyalahi aturan,” Tegas Andi Sukma, saat ditemui diruang kerjanya, Jumat kemarin (4/1/2019).

Ia menyebutkan salah satu permasalahan yang ia temukan andanya bantuan bagi pesantren datok Sulaiman Kota Palopo. dengan Nilai kurang Lebih Rp.500.000.000,-

“Saya mengatakan ini dengan tegas dan spontan Menyoroti Pemerintah daerah kabupaten Luwu Utara, bahwa saya tidak setuju dikarenakan ada beberapa Pasantren dan Sekolah Swasta di kabupaten Luwu Utara yang membutuhkan Anggaran, Serta Uluran Tangan Pemerintah kenapa malah yang di luar daerah dibantu dengan anggaran yang cukup besar seperti itu, “Kata Andi Sukma.

Andi Sukma juga menegaskan jika masih ada beberapa Program Penganggaran lain belum ia sampaikan secara rinci yang menurutnya tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat kabupaten Luwu Utara, “Katanya.

“Sekarang ini pemerintah Luwu Utara tidak meletakkan dan tidak memprogramkan seolah olah Meyepelekan hasil Musrembang dan hasil penyerapan aspirasi masyarakat yang melalui reses DPRD Luwu Utara,” Tegas Andi Sukma.

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara bisa memberikan bantuan Dana Hibah Kepada Kepentingan umum  minimal dibawah Rp. 100 juta, apalagi kalau diluar Luwu Utara.

“Kan aneh masih ada di Luwu Utara yang masih membutuhkan bantuan, kok  Nyumbang di Luar Kabupaten. jangan-jangan ada apanya atau kah apa adanya. Inilah Pemerintahan yang tidak merasa memiki serta tidak bertanggung Jawab. Saya bicara begini demi  Kepentingan Masyarakat Luwu Utara ini, Maaf Kalau saya tidak sepakat dan tidak setuju. “Tutup Andi Sukma. (Ahwy).

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply