AKP Muh Amin; ” Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan “

banner 468x60)

MasambaNews, Luwu Utara, – Menyambut HUT Brimob ke-73 pada 14 November 2018 adalah hari yang bersejarah pada Brimob.

Sehingga Polisi semakin bertindak secara profesional, lantaran mengutamakan prosedur tetap(Protap). Makanya, segala tindakannya sudah terukur. Sehingga bisa dipertanggungjawabkan.Maklum, motto Brimob, ” Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan “, selalu menjadi acuan.

Satuan Korps Brimob Baebunta, Subden 3 Detasemen B Pelopor Kabupaten Luwu Utara terus berbenah.Bahlan latihan setiap hari sudah merupakan sarapan pagi. Lantaran hal itu bagian dari peningkatan skill dalam pelaksanaan dan menjaga kestabilan, keamanan dan ketertiban.

 

Penekanan tersebut dikemukakan Kasubden 3 Detasemen B Pelopor Baebunta, AKP Muh Amin pada media ini diruang lapor, Senin, 12/11/2018, bincang-bincang persiapan jelang HUT Brimob ke-73 pada 14 November 2018.

” AKP Muh Amin mengemukakan setiap saat juga anggota layihan menembak, lari, bela diri, hal itu semua merupakan tuntutan perubahan untuk menjadi Polri yang profesional sesuai perkembangan kehidupan masyarakat.
Termasuk diantaranya penegakan hukum yang menjunjung tinggi Hak Azazi Manusia(HAM). Makanya, motto Brimob, ” Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan” menjadi pedoman utama di dalam menjalankan tugas, sekalipun ditengah’tengah demonstrasi,” tuturnya.

Lanjut AKP Muh Amin,” Paradigma Polri menitik beratkan pada pendekatan proaktif dalam rangka memberikan perlindungan dan pelayanan masyarakat. Prosedur tetap(Protap) itu yang menjadi ciri khas bertindak kami dilapangan,” urainya.

Untuk membiasakan diri bertindak sesuai protap, maka harus ada peningkatan kemampuan dan prestasi. Misalnya, aktif latihan beladiri, pernafasan, menembak diatas motor atau menembak dengan gaya lain.

Katanya, kelihatannya fungsi dan peran,” Pasukan Pamungkas” Polri ini tergolong sederhana. Namun dalam prakteknya, justru amat berat. Lantaran kita terkadang menghadapi,” penjahat” yang sudah melanggar HAM. Tindakan Brimob terhadap kejahatan sering dinilai tidak profesional dan melanggar HAM.

” Ini tantangan yang harus segera dihawab Korps Brimob. Sebab Brimob juga sebagai pembina dan penggerak Kamtibmas,” pungkas AKP Muh Amin.(yustus).

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply