Kami Akan Panggil Guru dan Kepsek SMAN 15 Luwu Utara, Rampi

banner 468x60)

MasambaNews, Luwu Utara, – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Kepala Dinas Pendidikan Cabang Wilayah 12 meliputi Kabupaten Luwu Utara dan Luwu Timur, heran dan kaget tidak tahu bahwa ada Sekolah di pelosok pedalaman Kecamatan Rampi Lywu Utara, ada SMAN 15 tidak ada kegiatan belajar mengajar atau tidak belajar siswa karena tidak ada guru-guru mengajar dan Kepala UPT nya tidak ada juga.

” Hal itu dilihat pertama di media online, Solatanews.com, Matasulsel.com, Desakunews.id, Masambanews.com, Saudagarnews.id, dan Makassartribun, ujar Kepala Dinas Cabang wilayah 12, Drs Muh Arafah pada media ini melalui WhatsApp nya, Jumat, 19/10/2018.

Kami selaku penanggungjawab Dinas Pendidikan Cabang wilayah 12, akan memanggil pengawas, kepala UPT SMAN 15, dan kami sudah berusaha menelpon Kepala UPT SMAN 15 dan pengawas pendidikan tidak diangkat hp nya mungkin diluar jaringan, dan kami tetap akan berusaha mempertemukan hal ini dengan 4 guru PNS dan Kepala UPT SMAN 15 serta pengawas.

Kepala Cabang Dinas wilayah 12 Luwu Utara dan Luwu Timur, Drs Muh Arafah mengatakan, tugasnya membantu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dalam melaksanakan urusan pemerintahan di daerah. Hal ini juga berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan dan Klasifikasi Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)

“ Mereka ini harus ke sekolah, apalagi nanti menjadi miniaturnya Dinas Pendidikan dan kewenangan akan sebagian diberikan kepada cabang dinas. Kalau sekarang tidak ada kewenangan apapun, kami hanya mengusulkan,” tutur Arafah panggilan akrabnya.

Sementara dihubungi anggota DPRD Luwu Utara dari Komisi I, Paulus Palino, ST kepada media ini mengatakan, pembentukan cabang dinas sangat mendesak, mengingat jangkauan kepala dinas pendidikan provinsi sangat jauh untuk mencapai daerah-daerah terpencil.

Namun dia mengingatkan pemerintah untuk memperhatikan sumber daya manusia (SDM) yang akan ditempatkan di cabang dinas. Karena menurut dia, selain memiliki tugas yang berat, cabang dinas juga akan menjadi perwakilan kepala dinas pendidikan provinsi di kabupaten.

“Harus tempatkan orang-orang yang punya komitmen kuat untuk mendukung pembangunan pendidikan terutama pendidikan dipedalamam Kabupaten Luwu Utara. Karena mereka harus turun hingga sekolah-sekolah sampai pelosok-pelosok,” ujar Paulus Palino.

Menurut anggota DPRD Luwu Utara komisi I, cabang dinas harus mendapat perlakuan khusus, termasuk kesejahteraan SDM yang ditempatkan di sana. Salah satunya terkait kantor dan juga pemondokan yang harus dipikirkan oleh pemerintah. “Mereka pantas diberikan tunjangan khusus dan fasilitas seperti kendaraan dinas. Karena tugas mereka ada di daerah-daerah sulit dijangkau,” usul Paulus.(yustus).

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply