Diskominfo Luwu Utara Perhatian Khusus Pelajar Untuk Gaya Bebas Era Industri

banner 468x60)

MasambaNews, Luwu Utara, – Revolusi Industri 4.0 di Era Digital sedikit banyak mempengaruhi gaya hidup termasuk di kalangan remaja. Kebebasan dalam memanfaatkan gadget dan mengakses internet menjadi satu perhatian khusus Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Luwu Utara.

2017 lalu melalui Bidang Pengembangan Sumber Daya Komunikasi dan Informatika dan Forum Internet Sehat gencar menggaungkan Internet Sehat dengan menggelar Sosialisasi Internet Sehat di beberapa kecamatan di Luwu Utara yang menyasar orang tua serta aparat desa sebagai yang memegang peranan penting dalam mendidik dan mengawasi perilaku anak. Tidak berhenti sampai di situ, di tahun 2018 ini digelar Sosialisasi yang sama.

“Sosialisasi internet sehat tahun ini kita fokuskan ke sekolah-sekolah yang tersebar di beberapa kecamatan di Luwu Utara. Terhitung ada 7 sekolah yang terdiri dari 3 Sekolah Dasar dan 4 Sekolah Menengah Pertama. Sasarannya adalah siswa yang juga sekaligus sebagai upaya kita mendukung Kabupaten Layak Anak,” kata Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Komunikasi dan Informatika, Brasilius Kalombong saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Sosialisasi yang digelar dari 2 hingga 10 Oktober 2018 itu menghadirkan Kepala Dinas Kominfo, Arief R Palallo dan Ketua Forum Internet Sehat, Indra Saputra sebagai narasumber. “Dampak positif maupun negatif menjadi penting pada sosialisasi yang kita lakukan. Fakta yang terjadi di lapangan, dan pertanyaan pada siswa untuk kembali berpikir apakah sudah memanfaatkan internet sebaik-baiknya, atau malah lebih banyak negatifnya,” ucapnya

Fakta yang terjadi di lapangan, lanjut Brasil penggunaan internet yang tidak sehat berdampak pada prestasi belajar anak di sekolah. Salah satu siswa saat sosialisasi pun mengakui dengan jujur bahwa internet memberi banyak pengaruh bagaimana perilaku dan terbuangnya waktu yang sia-sia hanya karena penggunaan gadget yang tidak terkontrol. “Kecanduan bermain game, lupa kewajiban untuk belajar atau mengerjakan PR, lupa waktu, lupa umur, hingga pada timbulnya masalah kesehatan seperti paparan sinar biru berkepanjangan yang menyebabkan lambat berpikir dan merespon juga mudah lupa dan turunnya konsentrasi,” paparnya.

Dari Sosialisasi Internet Sehat yang digaungkan Dinas Kominfo, ditekankan pada bagaimana anak-anak memahami dampak negatif internet hingga beralih pada internet sehat yang bikin hebat. “Seperti mengakses internet untuk memperkaya khazanah ilmu pengetahuan yang tentunya butuh peranan orang tua dalam hal pengawasannya. Dari pihak sekolah sendiri akan menindaklanjuti dengan merekomendasikan penanganan kecanduan internet melaluinya pembinaan guru BK (Bimbingan Konseling). Mari bersama selamatkan generasi kita dari pengaruh buruk internet,” pesan Brasilius. (yustus/ani)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply