Tuduhan Penelantaran Pengungsi Asal Palu, Sigi dan Donggala, Ini Tanggapan Pemda Luwu Utara

banner 468x60)

MasambaNews, Luwu Utara,- Beredar kabar pengungsi korban gempa dan tsunami di Palu asal Masamba ditelantarkan di Rujab Bupati Luwu Utara, Sabtu (6/10) dini hari tadi.

Menanggapi hal tersebut Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani merasa sedih atas kejadian yang terjadi di Rujab tanpa sepengetahuannya.

“Terkait pemberitaan kalau dinihari tadi ada pengungsi Palu yang terlantar di rujab, saya betul-betul tidak tahu kalau ada yang mau singgah dan baru tahu beritanya saat balik dari Palu hari ini,” kata Indah saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp.

Kondisi tersebut menurut Indah diperburuk dengan tidak adanya informasi yang masuk sementara pengungsi diarahkan ke rujab.

“Diperburuk tidak ada informasi ke saya sementara pengungsi mereka arahkan ke rujab. Ada kejadian di rujab, saya tidak tahu sama sekali. Sedih. Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan tersebut, betul-betul karena ketidaktahuan saya,” tulis Indah.

Sementara Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Dinas Sosial Luwu Utara, Nur Alamsyah yang berada di rujab menjelaskan pihaknya menunggu kedatangan pengungsi hingga pukul 02.00 dini hari.

“Awalnya kami memang menunggu sampai jam 2 subuh bersama Kadis Sosial, Kabid Fakir Miskin, Kasi Pemberdayaan, Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana. Karena tidak ada info yang jelas kedatangan pengungsi kami bubar pada jam 2 subuh tak lama berselang pengungsi datang dan masuk beritanya ke facebook sehingga saya menginformasikan ke Kadis Sosial tentang kedatangan pengungsi dan kadis Sosial kembali ke rujab bupati menemui pengungsi tersebut,” papar Nur Alamsyah.

Ia menambahkan, setibanya di rujab pengungsi asal Masamba dijemput oleh keluarganya masing-masing.

“Hanya saja pengungsi asal Lamasi menunggu hingga pukul 04.00 WITA namun tetap didampingi oleh Kadis Sosial, Besse A Pabeangi,” jelasnya.

Untuk diketahui Pemkab Luwu Utara tidak hanya melayani dan menampung pengungsi asal Luwu Utara saja, pasalnya pada Rabu (3/10) malam Bupati Indah menerima pengungsi asal Luwu, Palu, juga Tana Toraja sebab baginya tak ada perbedaan dalam memberikan bantuan kemanusiaan.(yustus)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply