Pengungsi Palu Singgah Makan di Rumah Calkades Pompaniki Jayadi, Ini Rejeki

banner 468x60)

MasambaNews, Luwu Utara, – Pasca gempa dan tsunami yang melanda wilayah Donggala, Palu, Sigi dan sekitarnya, Jumat 28/9) berbagai masalah mulai muncul. Setiap hari pengungsi dibawa ke kampung halamannya.

” Salah satu yang paling krusial adalah kurangnya pasokan logistik makanan dan minuman di wilayah terdampak itu, ” tutur R. Tambing yang rumahnya dekat Bandara Palu pada media ini di posko Calkades Pompaniki Jayadi, 3/10/2018.

“ R. Tambing hanya meminta kepada keluarga, saudara-saudara disini (posko mantan Kades Pompaniki, Jayadi. Minta tolong bantuan logistik kasihan. Makanan minuman selimut tenda kasihan keluarga kita di Palu di daerah Banteng dekat lapas,” katanya, seraya mengatakan kami tadi mengungsi 28 orang, tapi sebagia tinggal Mangkutana dan kami 1 orang ini mau ke Toraja.

Cerita sama juga disampaikan oleh Ruth pada media ini bahwa kondisi pengungsi di kawasan Kampus Untad cukup memperihatinkan dan sekitarnya, tolong bantuan kesana,” ucapnya.

“Yang diperlukan makanan, minuman, pakaian, tenda dan perlengkapan lainnya. Karena mereka kasihan jarang tidur bahkan ada tidur di jalanan,” tutur R. Tambing sambil berkaca-kaca matanya dan meneteskan air mata dan mengungsi ke Toraja.(yustus)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply