DPMPSTP Rapat Expose Bersama PT Jas Mulia Soal Limba Pabrik

banner 468x60)

MasambaNews, Luwu Utara, – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPSTP) Kabupaten Luwu Utara mengadakan rapat ekspose dengan Pabrik Kelapa Sawit PT. Jas Mulia.

Rapat dilaksanakan di ruang Rapat DPMPTSP Luwu Utara Jl Simpurusiang, Masamba. Kamis kemarin, 2/8/2018.

Kadis DPMPTSP Ahmad Jani, ST memimpin rapat yang doliagendakan tersebut yang dihadiri General Manager PT. Jas Mulia, Ir. Darmawansyah Pasande, serta dihadiri oleh Tim Pengaduan Masyarakat, Perwakilan Petani, Pejabat struktural dan staf lingkup DPMPTSP Luwu Utara.

Kadis PMPTSP Ahmad Jani, dalam arahannya menyampaikan, bahwa kegiatan ekspos ini bertujuan untuk mendengarkan penjelasan investor pembangunan kelapa sawit PT. Jas Mulia khususnya terkait pembuatan kolam pengolahan limbah.

“Agar semua limbah yang dihasilkan tidak mengalir ke tempat lain dan tidak boleh ada yang mengalir ke tempat perkampungan dan dipastikan masuk ke kolam pengolahan sehingga tidak mencemari lingkungkan, serta memperhitungkan dampak sosial dan psikologis bagi masyarakat,” kata Ahmad Jani.

Sementara, Ir Darmawansyah Pasande selaku GM PT Jas Mulia memaparkan progress dari pembangunan kolam pengolahan limbah diantaranya pembuatan badan jalan dan pengkrikilan ke area kolam limbah, instalasi antar kolam telah terpasang, PH akhir air limbah sehingga dapat dialirkan ke sungai serta penjelasan teknis lainnya terkait pembangunan limbah, saat ini telah dibagun 11 kolam yang dipergunakan mengelolah limbah.

Setelah mendengarkan paparan serta diskusi yang cukup alot, beberapa hal yang menjadi kesepakatan kesimpulan dalam rapat ini antara lain:

1. Pada kolam limbah terkhir harus dilakukan pengecekan secara teratur dan dibuatkan laporan (report) yang berisi hasil, hari dan jam dilakukan pengecekan.

2. Batas aman PH dari 6 s/d 9 diubah menjadi 6 s/d 8. Hal ini dilakukan karena pada PH 9 telah melewati batas ambang mutu.
3. Akan dilakukan kunjungan lapangan ke lokasi kolam limbah.

4. Agar produk lain selain CPO yang dihasilkan oleh PT. Jas Mulia terlebih dahulu memiliki legalitas sebelum dikomersilkan.

5. Akan dilakukan kajian mengenai regulasi untuk mengetahui apakah produk turunan kelapa sawit yang dikomersilkan harus mendapatkan izin atau tidak.

6. Pembuatan kolam telah selesai 100 % dan sesuai dengan schedule yang telah disepakati pada tanggal 2 November 2018.
7. Agar menjaga kualitas lingkungan daerah sekitar dari misalnya perubahan kondisi air dan udara (bau).

8. Untuk limbah padat juga wajib dilakukan pengaturan lain agar dapat terkontrol dan tidak mencemari lingkungan sekitar.

Untuk diketahui, bahwa PT. Jas Mulia merupakan Pabrik pengolahan kelapa sawit pertama yang didirikan di Kabupaten Luwu Utara dan telah beroperasi sejak bulan maret 2017 berlokasi di Cakkaruddu kecamatan Sukamaju dengan kapasitas produksi 30 ton perjam, kehadiran Pabrik ini diharapkan mampu  memacu pertumbuhan ekonomi masyarat khususnya petani sawit. (yustus)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply