Sambero Tempat BPP Sabbang Selatan Layak Jadi Agrowisata

banner 468x60)

Masambanews, Luwu Utara, – Kecamatan Sabbang Selatan yang beribukota di Tarue Desa Buangin baru saja di jadikan Kecamatan baru dari induknya Kecamatan Sabbang.

Dan untuk pembangunan kantor Sabbang Selatan berada di Tarue, untuk Pyskesmas Sabbang Selatan ada di Desa Pompaniki dan BPP berada diatas gunung Buntu Marampa dusun Sambero Desa Kalotok.

Masyarakat desa Kalotok yang dataran Buntu Marampa dusun Sambero secara umum dikenal dengan hasil cengkehnya.

” Namun pemerintah Desa dan Kabupaten Luwu Utara mempersiapkan lahan kebun percontohan Kakao 5 hektare dan sementara para PPL membuat ajir untuk tanaman Kakao,” tutur Kepala Desa Kalotok, Drs Jusman. 

Potensi perkebunan Kakao dan Cengkeh milik PT Buma, yang dimiliki wilayah ini pada sisi tertentu telah menjadi berkah tersendiri bagi masyarakatnya secara ekonomi. Namun pada sisi lainnya cengkeh di wilayah tersebut tidak selamanya dapat diandalkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

” Sehingga Kepala Desa Kalotok, Drs Jusman berpikir millioner untuk menempatkan Kantor BPP di gunung Buntu Marampa dusun Sambero, karena mekihat pantas dan layak juga nantinya dijadikan objek Agrowisata di Luwu Utara, terkhusus di Kecamatan Sabbang Selatan,” ujarnya lagi, saat ditemui media ini di ruang kantornya, Kamis 12/7/2018.

Dan para pemangku jabatan lainnya diharapkan dapat menemukan dan menerapkan formulasi baru dari sejumlah potensi lain untuk meningkatkan perekonomian rakyat.  

Dari sejumlah potensi yang dimiliki Kabupaten Luwu Utara, sektor parawisata selama ini terkesan tidak terlalu mendapatkan perhatian serius. Padahal letak geografis daerah dingin ini ini memiliki karakter tersendiri yang dapat dijadikan sebagai magnet pariwisata. Seperti Di desa Kalitok ada permandian alam yang menjanjikan dekat denfan rencana agrowisata dekat BPP Kecamatan Sabbang Selatan. Potensi yang menjanjikan ini juga ditopang oleh komoditi Kakao kebun masyarakat yang telah mendunia tentunya.

Dengan dasar pertimbangan ini, saya sebagai Kepala Desa merencanakan lokasi agrowisata untuk destinasi wisata aur terjun Saramvu Alla’ dan agrowisata Buntu Marampa di dusun Sambero.

” Berdasarkan karakteristik wilayah pertanian dan keindahan alam yang dimiliki dataran tinggi Buntu Marampa’, maka dalam hal ini parawisata yang ditopang dengan sektor pertanian atau yang lebih dikenal dengan agrowisata sangat mungkin untuk dikembangkan,” papar Jusman. (yustus).

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply