DjM Dibekukan Sebagai Wakil Ketua I IKT Papua

banner 468x60)

Masambanews.com, Tanah Toraja – Djuli Mambaya (DjM) diberhentikan secara resmi dari jabatannya sebagai Wakil Ketua I, Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua.

Pemberhentian DjM tertuang dalam Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan Pengurus IKT Papua dengan nomor 018/SP/IKT-PP/VI/ 2018 tertanggal 8 Juni.

Ketua Dewan Pembina IKT Provinsi Papua, Yohanis Rante menjelaskan pemberhentian Djuli Mambaya merupakan keputusan organisasi IKT, bukan kelompok apalagi perorangan.

β€œIni keputusan organisasi, maka otomatis keputusan itu sah dan mengikat secara organisasi,” jelas Yohanis yang didampingi beberapa pengurus lainnya dalam konferensi pers di Tongkonan, Jalan Jeruk Nipis, Kota Raja, Jayapura, Kamis (14/6).

SK ini sendiri memuat tiga point yakni menyatakan pengangkatan badan pengurus IKT Papua priode 2015-2020 dicabut dan tidak berlaku bagi Djuli Mambaya, sebagai Wakil Ketua I. Kemudian yang kedua, diucapkan terima kasih atas semua yang telah dilakukan selama saudara (DjM) bahagian dari kepengurusan IKT Provinsi Papua. Dan yang terakhir menyampaikan permohonan maaf yang mendalam jika selama saudara (DjM) menjadi pengurus di IKT Provinsi Papua ada hal-hal yang tidak berkenan

Terbitnya SK pemecatan terhadap DjM ini didasari hasil Rapat Pleno Dewan Pembina dan Pengurus IKT Provinsi Papua yang dihadiri 36 orang yang dilaksanakan di Tongkonan pada 2 Juni lalu.

Hasil rapat pleno itu diantaranya merekomendasikan kepada Ketua Umum IKT Papua untuk melakukan pemberhentian dengan tidak hormat kepada Wakil Ketua Umum IKT Papua atas nama Djuli Mambaya, ST dengan tiga alasan.

Tiga alasan yang dimaksud yakni,
1. Karena yang bersangkutan dipandang telah melakukan tindakan-tindakan yang merusak nama baik orang lain, organisasi, dan beberapa Tokoh Orang Toraja melalui media sosial.

2. yang bersangkutan dipandang berpotensi menimbulkan kegaduhan dan berpotensi menyebabkan masyarakat terkotak-kotak (memecah belah persatuan).

3. Sebagai bahan pembelajaran bagi kader organisasi yang lain agar dapat menjaga nama baik organisasi dan nama baik masyarakat-Sang Torayan di Tanah Papua.

Selain rekomendasi pemberhentian DjM, hasil rapat pleno juga menyepakati dipandang perlunya melakukan penunjukan pelaksana tugas Ketua Umum IKT demi keberlangsungan roda organisasi yang baik. Mengingat, Ketua Umum IKT, John Rende Mangontan (JRM) tengah menghadapi persoalan hukum di Pengadilan Negeri Makale, Tana Toraja. (yustus/dly)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply