DPMPTSP Gelar Ekspose Rencana Pembangunan Rumah Sakit dan Klinik Utama Spesialis Mata

banner 468x60)

Masambanews.com, Luwu Utara. – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Luwu Utara melaksanakan ekspose bersama terkait dua rencana investasi, yakni pembangunan Rumah Sakit type D oleh Yayasan Hikmah Sejahtera yang berlokasi di Desa Kaluku Kecamatan Sukamaju dan pembangunan klinik utama spesialis utama Nur Aini yang berlokasi di Kelurahan Bone Tua Kecamatan Masamba oleh CV. Nur’Aini.

” Hal ini diungkapkan Kepala Dinas PMPTSP Ahmad Jani, Selasa 5/6/2018, dalam arahannya menyampaikan pada beberapa hal terkait rencana pembangunan Rumah Sakit dan Klinik Utama Spesialis Mata, yakni Pemohon diharapkan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pemerintah setempat (Kades dan Camat) terkait rencana kegiatan yang akan dilakukan oleh pemohon, agar masyarakat dan pemerintah setempat dapat mengetahui sekaligus dapat memberikan masukan, nantinya tidak ada lagi masyarakat keluhan jika kegiatan telah beroperasi, dan juga pemohon harus memiliki rekomendasi dari Pemerintah setempat setelah mendapat persetujuan masyarakat, serta lokasi pembangunan yang sesuai dengan Rencana Tata Ruang dan Wilayan (RTRW), paparnya.

Sementara itu Tim Teknis dari Dinas Kesehatan Syahruni dalam pemaparannya meyampaikan beberapa hal yakni, Secara teknis, dalam pelayanan rumah sakit, idealnya dalam 600 penduduk terdapat satu tempat tidur dan jumlah tempat tidur yang tersedia pada dua rumah sakit yang ada di Kabupaten Luwu Utara yaitu baru 300 TT dengan rincian Rumah Sakit Andi Jemma 220 TT dan Rumah Sakit Hikma 80 TT, serta dengan demikian pembangunan Rumah Sakit di Kabupaten yang berjuluk Bumi Lamaranginang, secara teknis masih sangat memungkinkan, dan persyaratan secara detail harus merujuk pada Permenkes No 56 Tahun 2014 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit.

Terkait dengan pendirian klinik, juga masih sangat memungkinkan karena di Luwu Utara belum ada klinik utama dengan spesialis mata.
Pembangunan klinik tidak memiliki standar baku dengan memperhitungkan Tempat Tidur (TT), yang penting sesuai dengan Permenkes No. 9 Tahun 2014 tentang Klinik.

Sementara Tim Tekhnis PU memberikan beberapa saran terkait dengan rencana pembangunan Rumah sakit dan klinik mata, yaitu, Lokasi pembangunan harus dicantumkan titik koordinatnya, sehingga lebih mudah diketahui terkait dengan kesesuaian tata ruangnya, rencana pembangunan Sarana prasarana kesehatan khususnya di Kota Masamba harus sesuai dengan RDTR Kota Masamba yang telah ditetapkan.

Juga dari Tim Teknis Dinas Lingkungan Hidup Asrul Sani menyampaikan beberapa masukan terkait rencana pembangunan Rumah Sakit dan Klinik Utama Spesialis Mata yakni, setiap kegiatan pembangunan termasuk pembangunan sarana kesehatan harus dilengkapi dengan dokumen lingkungan, dan untuk dapat diproses dokumen lingkungannya, maka pemohon harus memiliki rekomendasi tata ruang, persetujuan dari masyarakat dan pemerintah setempat dan rekomendasi dari Dinas Kesehatan dan tidak melakukan kegiatan dilapangan.

Terkait dengan jenis dokumen lingkungan yang harus dipenuhi dalam pendirian klinik, akan dikaji lebih lanjut oleh tim dari lingkungan hidup dengan berkoordinasi dengan tim teknis dari Dinas Kesehatan.

Dan juga terkait dengan pembangunan Rumah Sakit, perwakilan dari Kecamatan Sukamaju menyampaikn beberapa hal yakni, menyambut baik rencana pembangunan rumah sakit di desa Kaluku kecamatan Sukamaju karena dapat lebih meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat khususnya di kecamatan Sukamaju.

Pemohon harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar dengan melibatkan pemerintah setempat.

Dan terkait pembangunan klinik mata, Lurah Bone Tua menyampaikan beberapa masukan, yaitu, terkait dengan lokasi pembangunan klinik yang merupakan lahan persawahan, harus ada rekomendasi dari Dinas TPHP, karena terkait dengan data luas areal sawah yang setiap saat harus disampaikan, pemohon harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, LSM dan pemerintah setempat sehingga rencana pembangunan klinik tersebut dapat diketahui agar tidak ada lagi keluhan dari masyarakat apabila kegiatannya telah beroperasi, serta saluran pembuangan harus diatur sedemikian rupa, sehingga nantinya air limbahnya tidak dibuang ke sungai.

Dari masing-masing Pemaparan pihak investor diketahui bahwa nilai investasi untuk Rumah sakit Type D Hikmah Sejahtera sebesar Rp. 25 Milyar sedangkan Investasi Klinik Utama spesialis mata sebesar Rp. 2,15 Milyar

Mengakhiri kegiatan ekspose, Kepala Dinas PMPTSP mengharapkan kepada pihak terkait yang melakukan ekspose hari ini untuk melengkapi data pendukung yang sesuai persyaratan teknis dan administrasi.(yustus)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply