Tanggul DAS Kanjiro Roboh

banner 468x60)

Masambanews.com, Luwu Utara, — Kondisi tanggul penahanan terbuat dari beton, akibat curah hujan yang tinggi yang terjadi di Kabupaten Luwu Utara, mengakibatkan tanggul DAS Kanjiro roboh dan beberapa desa di Kecamatan Bone Bone terendam banjir, ditinjau langsung Bupati Luwu Utara Hj.Indah Putri Indriani, kemarin 13/5/2018.

Bupati bersama rombongan datang menyaksikan secara langsung tanggul yang roboh tersebut.

Hadir dalam kunjungan tersebut, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani bersama Tim Balai Besar Sungai Pompengan Jeneberang,

di dampingi Kepala BPBD Luwu Utara Alauddin Sukri, Kadis PUPR Suaib, Kepala Bappeda Rusdi Rasyid, Kesbangpol Enyon, Kadis TPHP Lutra, Agus Limbong, Kasatpol PP dan Damkar, H. Asfar serta Humas Pemda Lutra.

Ditelepon melalui celularnya Alauddin Sukri mengatakan, dampak dari banjir sungai Kanjiro tersebut adalah Bendung supplesi DI. Kanjiro yang menjadi kewenangan Propinsi ini, mengalami kerusakan yang diawali oleh rusaknya lantai olak depan dan belakang.

Lalu emudian diperparah oleh lubang dibawah mercu bendung sehingga air membentuk aliran dibawahnya, dampaknya mercu bendung mengalami patah yang akhirnya pintu air dan baya-baya disisi kiri bendung roboh serta memutuskan jalan inspeksi yang ada disisi bendung yang selama ini juga berfungsi sebagai tanggul.

“Denfan robohnya DAS Kanjiro Desa yang tergenang air banjir diantaranya, Desa Patoloan, Batang Tongka dan Desa Subur Kecamatan Bone-Bone mengalami banjir setinggi 30 – 50 cm pada wilayah pemukiman dan lahan usaha pertanian/persawahan milik masyarakat, saat ini

wilayah yang masih tergenang (kondisi sampai dengan pukul 13.00 Wita) adalah Desa Subur dan Desa Batang Tongka,” jelasnya.

Selain Sungai Kanjiro, pada waktu yang hampir bersamaan mengalami banjir adalah Sungai Lamoa dan Sungai Bone-Bone yang mengakibatkan tanggul

penahan banjir sungai Bone-Bone yang berada di Desa Banyu Urip dusun Mariri sepanjang 10 Meter juga mengalami jebol yang berdampak tergenangnya permukiman warga sepanjang jalan poros Bone-Bone -Tamuku.

Tergenangnya Sungai Lamoa dampaknya telah menggenangi sekitar 50 rumah warga dan tambak warga kurang lebih 60 Ha termasuk rencana lahan permukiman nelayan yang ada di desa Tamuku, tutupnya.

” Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengintruksikan kepada pinpinan SKPD terkait agar dapat memperbaiki secepatnya supaya bendungan yang roboh atqu jebol segera dikerjakan,” pesannya. (yustus)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply