Polsek Mappedeceng FGD TNI-Polri Dengan Pameran Mini Expo

banner 468x60)

Masambanews, Lutra, – Kapolsiek Mappedeceng Iptu Gusti Putu Ngurah, Danramil Masamba Kapten Inf Amir Sahabu, Camat Mappedeceng Sitti Kidar S.Sos, Kepala BPP Basrul SP, Ketua Panwas Mappedeng Husain,SE, Pimpinan Sales Supervisor Ismai SP, Pemasaran M.Soleh, dan para petani se Kecamatan Mappedeceng, menghadiri gelaran Forum Grup Discussion (FGD) bersama masyarakat yang berada di wilayah hukum Polsek Mappedeceng Kabupaten Luwu Utara Sulsel, 2/5/2018.

” Selain dihadiri oleh perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh agama di masing-masing desa di wilayah Kecamatan Mappedeceng, FGD juga dihadiri Camat,” ujar Kapolsek Mappedeceng.

Dalam kesempatan itu Kapolsek Mappedeceng I Gusti Putu Ngurah dalam sambutannya mengatakan, dengan menyikapi maraknya berita HOAX maupun ujaran kebencian yang semakin masif penyebarannya di media sosial, Polres Luwu Utara melalui Polsek di Luwu Utata, berharap peran serta masyarakat dalam membantu kepolisian untuk mengurangi berita HOAX, ujaran kebencian dan Isu SARA, guna mencegah disintegrasi bangsa serta menciptakan Luwu Utara yang aman dan kondusif jelang pilkada serentak 2018 dan Pilpres, Legislatif tahun 2019 kedepan.

Gusti panggilan akrab Kapolsek Mappedeceng mengatakan, masyarakat Indonesia saat ini umumnya tak lepas dari gudget. Melalui gudget atau media sosial inilah masyarakat berbagi informasi.

Selain itu perkembangan teknologi digital yang penetrasinya hingga berbagai kalangan, peredaran informasi menjadi kian sulit terbendung.

“Hal ini akan dimanfaatkan sejumlah oknum untuk mengadu domba masyarakat dengan tujuan memecah belah bangsa Indonesia dengan cara menyebarkan berita hoax yang mengandung sara dan ujaran kebencian,” pesannya.

Untuk hal tersebut itulah, AKP Gusti memberikan sosialisasi dan arahan, agar masyarakat khususnya yang berada di wilayah Mappedeceng dapat bijak menggunakan media sosial.

Sementara itu Camat Mappedeceng Sitti Kidar mengutarakan, bahwa Pemerintah Indonesia telah menempuh sejumlah upaya baik dari segi hukum, edukasi publik ataupun berbagai imbauan praktis di tingkat masyarakat agar tidak secara mudah menyebarkan informasi yang belum tentu benar di media sosial.

“Alangkah baiknya sebagai warga Indonesia yang peduli dan cerdas tidak terprovokasi terhadap berita-berita yang sekiranya dapat memecah belah NKRI apalagi yang ingin menebarkan kebencian untuk menjatuhkan suatu organisasi atau golongan,” terang Sitti Kidar.

Dalam pameran mini expo dilakukan pemasaran pestisida dengan berbagai merk, dan dorprize dari panitia. (yustus)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply