Indah Paparkan APBD Luwu Utara Rp 1.304.539.367.397

banner 468x60)

Indah Paparkan APBD Luwu Utara Rp 1.304.539.367.397

Masambanews Lutra, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab Luwu Utara menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam dalam rangka Hari Ulang Tahun Kab Luwu Utara ke 19 daerah setempat, Jumat 27/4/2018 .

Rapat Paripurna Istimewa tersebut dipimpin Ketua DPRD, Drs H Mahfud Yunus, didampingi Wakil Ketua DPRD Rahmat Laguni dan Andi Sukma yang dihadiri Bupati Luwu Utara, Hj Indah Putri Indriani, Wakil Bupati, M Thahar Rum, Dandim 1403 Sawerigading Palopo, Kapolres Luwu Utara, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD),  Pimpinan Organisai Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, dan tokoh  Pemuda Luwu Utara,serta Camat dan Kepala Desa.

Selanjutnya Bupati Luwu Utara, Hj Indah Putri Indriani dalam sambutannya antara lain mengatakan, Tema HUT Luwu Utara  yang ke 19 tahun ini yakni, ” Membangun dengan hati dan Inovasi tiada henti, dengan sub tema Luwu utara, Aku padamu, ayo tingkatkan akselerasi pemerataan pembangunan ekonomi,  penguatan kualitas ekonomi, dan penguatan kualitas SDM.

Tema ini kata Indah menunjukkan sekaligus menegaskan bahwa esensi pembangunan tidak sekadar untuk menunjukkan aktualisasi secara fisik, tapi yang lebih penting bahwa pembangunan harus dilandasi nilai-nilai keluruhan, kejujuran dan kearifan yang senantiasa dijiwai semangat pengabdian.

” Sedangkan inovasi tiada henti menunjukkan proses kreatif harus digelorakan dan diciptakan untuk menemukan solusi atas berbagai keterbatasan yang ada.

” Secara sederhananya dapat dimaknai ruang mencari solusi, kalau sub tema diangkat berdasarkan tema pembangunan tahun 2018 yang termuat dalam RPJMD Lutra 2016-2021, ” jelas Indah.

Bupati juga menyampaikan bahwa upacara pelaksanaan HUT Luwu Utara kali ini tidak  dilakukan diruang terbuka, tetapi dilaksanakan dalam bentuk Sidang Paripurna DPRD.  Ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi kepada DPRD Luwu Utara yang senantiasa meng-support dan memberikan dukungan positif dalam kegiatan-kegiatan pemerintahan dan program pembangunan yang kita laksanakan dalam dua tahun terakhir.

” Selain paripurnah, berbagai kegiatan juga kita laksanakan sejak tanggal 21 sampai 28 April semuanya di Inisiasi oleh masyarakat,” jelas Bupati pertama di Sulsel ini.

Kesempatan itu, Bupati Indah juga memaparkan pelaksanaan APBD Luwu Utara tahun 2018, dimana Ia mengatakan APBD tahun ini sebesar Rp 1.304.539.367.397.- meningkat sebesar 7,49 persen dari APBD tahun 2017.

Anggaran ini jelas Indah terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 683.088.251.300, atau 52, 36 persen  dan belanja langsung sebesar Rp 621.451.116.097,- atau 47,64 persen.

Sektor pelayanan dasar, jelas Indah merupakan urusan wajib pemerintahan utamanya sektor pendidikan dan kesehatan  dan menyerap anggaran paling besar yakni Rp 541.473.085.800, atau 41,50 persen dari total APBD Luwu utara. Sedangkan pembiayaan untuk pembangunan insfrastruktur prasarana fisik, pemukiman dan pengembangan ekonomi pada sektor pertanian, UKM dan pariwisata menyerap anggaran Rp 295.158.762.180, atau 22,62 persen selebihnya untuk kegiatan-kegiatan pelayanan sosial, penanggulangan bencana, lingkungan hidup, administrasi pembangunan, dan sektor-sektor penunjang lainnya.

” Selain APBD tersedia pula dana desa yang bersumber dari APBN dan ADD pada 166 desa sebesar Rp 212.671.530.000.

Besarnya alokasi anggaran untuk pelayanan dasar sebut Indah merupakan kesungguhan Pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM di Luwu Utara. Pelayanan dasar bukan sekadar pada aspek pendidikan dan kesehatan tetapi pelayanan lain yang penting seperti pengendalian penduduk, pemberdayaan perempuan, pemberdayaan pemuda, dan pelindungan anak,,” Sektor pendidikan kita melakukan perbaikan dan pemenuhan sarana dan prasarana belajar mengangkat tenaga pengajar melalui ‘ sarjana mengajar’ pertukaran guru wilayah terpencil dan perkotaan dan mengadakan perspustakaan keliling,” urainya Indah.

Kita juga membangun dan merehabilitasi beberapa puskesmas dan peningkatan kapasitas Rumah sakit Andi Djemma. Termasuk inovasi dalam pelayanan kesehatan yang cukup banyak membantu para ibu-ibu hamil yakni penerapan Hipnoterapy yang diakui oleh kementerian kesehatan.

Adapun anggaran pembangunan Insfrastruktur fisik jalan dan jembatan. Tahun ini kita membangun jalan sepanjang  152 Km, baik itu pengaspalan, rabat beton, pelebaran maupun peningkatan jalan serta 14 buah jembatan dengan keseluruhan 483 m.

Kegiatan strategis yang lain dilakukan adalam pembangunan Bendung Baliase yang dimulaintahun 2015, dengan progres saat ini sudah mencapai 90 persen. Bendung berpotensi mengairi sawah seluas 21.928 hektar sawah.

” Masih ada dua pekerjaan besar yang menanti yakni pembangunan Bendung sungai Rongkong, dan perluasan bandara Andi Djemma, makanya saya mohon dukungan kita semua utamanya pimpinan dan anggota DPRD Lutra, ” tandasnya.

Terkait sektor Pertanian Indah mengatakan tetap menjadi perhatian apalagi merupakan tulang punggung perekonomian Kab Lutra dan penyerapan tenaga kerja dengan kontribusi PDRB sebesar Rp 51,79 pada tahun 2016. Sektor ini pula pertumbuhan ekonomi Luwu Utara mengalami kenaikan yang cukul signifikan dari,6,67 persen pada tahun 2015 menjadi 7,49 persen tahun 2016.

“” Luwu Utara menjadi salah satu penyanggah pangan dan tetap mempertahankan posisinya sebagai lumbung beras di Sulsel, ” jelasnya.

Bahkan kata Indah Luwu Utara mengembangkan padi organik dan Kementerian Pertanian memberi sertifikasi untuk 6 varietas unggul yakni Varietas Bandarata, Banjara,  Remaja dari rongkong dan Varietas Tarone dan Dambo dari seko, dan varietas Jamborona dari rampi.

“Kita juga tetap memperhatikan Kakao apalagi Luwu Utara merupakan poenghasi kakao terbesar di sulsel bahkan menjadi icon luwu Utara, tentunya juga sawit, kopi, tanaman hortikultura, produk hasil perikanan, dan peternakan.

Sektor peternakan Pemda Luwu Utara saat ini fokus pada pengembangan populasi dan peningkatan kualitas ternak besar yaitu sapi. ” Kita sudah mengeluarkan rencana induk pengembangan ternak dikawasan pengembalaan dan pembibitan, ucapnya.

Luwu Utara lanjut Indah juga mengembangkan UMKM yakni mengoptimalkan pemasaran produk-produk UMKM melalui kerjasama dengan retail modern. Persoalan banjir kita juga telah melakukan antisipasi berupa pembuatan tanggul dan normaliasi sungai yang melintasi wilayah yang selalu terken banjir, walaupun semuanya belum bisa dituntaskan, tapi paling tidak mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh luapan air sungai-sungai besar di Luwu utara.

Terkait penggunaan tehnologi Informasi (IT), sebut Indah Luwu Utara memperoleh penghargaan sebagai kabupaten terbaik dalam pemanfaatan IT. Dimana dalam dua tahun terakhir Luwu Utara memperoleh 44 Penghargaan baik tingkat Provinsi maupun Nasional termasuk beberapa penghargaan dari NGO. ” Tahun ini saja kita dapat 13 penghargaan diantaranya bidang keterbukaan informasi kehumasan, kesehatan, dan lingkungan hidup, kita juga menyampaikan terimah kasih kepada PPID dan teman-teman pers atas kerjasamanya sehingga penghargaan atas keterbukaan informasi kita peroleh,” pungkasnya .

Indah menambahkan dan mengakui, selama kepemimpinannya terus berupaya mendorong reformasi birokrasi, sekaligus mengingatkan kepada para pejabat dilingkup Pemkab Lutra untuk meninggalkan budaya saling menjatuhkan antar satu dengan yang lainnya,” pesan Indah Putri Indriani.(mh/yustus)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply