Alauddin Sukri; Waspadai Bencana Alam dengan Prakiraan Curah Hujan April

banner 468x60)

Alauddin Sukri; Waspadai Bencana Alam dengan Prakiraan Curah Hujan April

Masambanews. Lutra, – Masalah lingkungan hidup adalah masalah semua elemen bangsa di Indonesia, tanpa terkecuali.

Olehnya itu, dibutuhkan pemikiran dan perilaku serta tindakan nyata yang arif dan bijaksana dari para stakeholder pembangunan, seperti eksekutif, legislatif, dunia usaha dan komponen masyarakat luas lainnya.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Luwu Utara, Alauddin Sukri(3/4/2018).

” Dimana Kepala BPBD, mengatakan bahwa sesuai orakiraan curah hujan di bulan April ini, diperkirakan akan terjadi CH dengan Kategori menengah yaitu 201-300mm pads wilayah Kecamatan Masamba dan Malangke, sedangkan wilayah lainnya diperkirakan akan mengalami CH kategori tinggi(301-400)mm.

Dan kedua secara umum diperkirakan pada bulan April ini, akan terjadi hujan bawah normal untuk wilayah Bumi Lamaranginang(Lutra) bagian tengah, sedangkan diwilayah barat dan timur diperkirakan terjadi sifat hujan normal, ” tuturnya sesuai sumber meteorologi dan geofisika.

Alauddin Sukri menjelaskan, dampak dari rusaknya lingkungan hidup di negara ini dan terkhusus di Bumi Lamaranginang adalah bencana banjir, dan tanah longsor. Ini semua diakibatkan oleh ulah manusia itu sendiri yang mengeksploitasi Sumber Daya Alam(SDA) dengan cara yang berlebihan dan tidak terkendali.

” Akibat dari itu semua, bencana setiap saat melanda kehidupan masyarakat kita. Dan kita harus mewaspadai bencana ini, karena Kabupaten Luwu Utara merupakan salah satu daerah yang ada di Sulawesi-Selatan yang masuk dalam daerah rawan bencana,” jelas Alauddin Sukri, serius.

Malah ini, ungkap Kepala BPBD Lutra hendaknya menjadi perhatian serius kami dan semua stakeholder yang ada. Sebab, katanya, kerusakan hutan lingkungan hidup saat ini telah berada amvang batas yang sangat mengkuatirkan.

Dalam setiap kesempatan, Alauddin Sukri menghimbau agar seluruh proses pembangunan di Bumi Lamaranginang harus memperhitungkan secara sungguh-sungguh aspek lingkungan hidup, mulai dari tahapan penyusunan kebijakan hingga penjabarannya.

” Pola pembangunan seperti ini merupakan inti dari konsep pembangunan berkelanjutan(sustainable development), sesuai UU nomor 23 tahun 1997 tentang pengelolahan lingkungan hidup,” terang mantan Sekretaris BKP3 yang lalu.

” Menurutnya, pembangunan berkelanjutan adalah upaya ” sadar ” dan terencana yang memadukan lingkunfan hidup kedalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan, kesejahteraan dan mutu hidup generasi mada kini dan generasi masa depan,” imbaunya.(yustus)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply