Selesai Dikenakan Sanksi Adat, Ini Harapan Pemangku Adat Ke,’te’ Kesu

banner 468x60)

Selesai Dikenakan Sanksi Adat, Ini harapan Pemangku Adat Ke’te’ Kesu’

MasambaNews. Toraja Utara, – Sanksi adat telah selesai dilaksanakan dua pelaku “Injak Tengkorak”, Kiki dan Randy, Selasa (27/3/). Didampingi pemangku adat Kesu, jalannya sanksi adat berlangsung dalam suasana keakraban.

“Kami berharap kasus ini tidak lagi menjadi polemik dan berakhir disini. Para pelaku telah meminta maaf dengan tulus dan telah menuaikan kewajibannya,” harap salah satu pemangku adat Kesu’, Layuk Sarung Allo.

Dikatakan Layuk yang juga Ketua Yayasan Ke’te Kesu, sanksi adat ini yang dikenakan terhadap pelaku adalah yang paling ringan sebab perbuatan yang dilakukan tanpa ada unsur kesengajaan.

“Jadi semata-mata karena mereka tidak paham tentang adat budaya Toraja. Jadi tidak unsur kesengajaan,” jelas dia.

Hal yang sama juga dikatakan Pemangku adat lainnya, Y.S Dalipang. Ia juga berharap persoalan “Injak Tengkorak” yang viral berakhir sudah dan tidak perlu diungkit-ungkit lagi.

“Jangan sampai ada lagi yang bilang kenapa disuruh potong babi. Yang perlu dipahami oleh kita semua bahwa seperti inilah adat Toraja yang sudah terpelihara dari turun temurun,” harap Dalipang.

Sanksi adat atau Pengakalossoran ini dihadiri ketua AMAN Toraya, Romba Marannu Sombolinggi, Ketua Forum Pemerhati Budaya Toraja, Edi Pasang Sura’ bersama pengurus, Anak Tongkonan, Sismay Tulung Allo, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, serta Kepolisian. Jalannya sanski adat ini juga menarik perhatian para Pengunjung Ke’te Kesu’. (atj/yustus)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply