ANAK SD TERPEDO JAYA PEDULI LAKALANTAS PASANG TANDA DIJALAN BERLUBANG

banner 468x60)

Lutra.MasambaNews, – Jalan Poros Trans Sulawesi di Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, banyak mengalami kerusakan. Banyak titik berlubang yang menganga siap terkam si pengendara mobil atau motor..

Untuk itu, bagi pengendara yang melintas di Jalan Trans Sulawesi, mulai dari batas Kabupaten Luwu,Saluampak sampai Desa Buntu Terpedo Kecamatan Sabbang, Luwu Utara, maka mesti lebih berhati-hati. Sebab jika tidak, bisa mengakibatkan kecelakaan lalulintas.

” Dijalan poros trans Sulawesi tampak lubang-lubang bertebaran di sepanjang jalan, utamanya di Desa Buntu Terpedo,Terpedo Jaya, Buangin, Dandang, Kalotok, Kampung Baru, Desa Pompaniki hingga Desa Mari-Mari(Saluampak) batas Kabupaten Luwu,Sulsel. Dan setiqp malam apalagi hujan Kecamatan Sabbang, Aris Mursalim,SE. pengendara motor ada yang jatuh kasihan,” tutur mantan Kepala Desa Terpedo Jaya

Ditempat ini pak, ujar pak Putri saat ditemui mefia ini mengatakan, apakah pemerintah pak tidak malu, anak sekolah SD saja sudah ada kepedulian untuk lakalantas sehingga anak-anak itu spontan ambil kayu dan kantong plastik merah untuk pasang di lubangnitu, ujar Pak Putri yang mana apqrat Desa Terpedo Jaya.
Dan kedalaman lubang itu, hingga 30-50 centimeter dan bergelombang. Sehingga mengakibatkan kecelakaan lalulintas, malam tadi. Pengendara dari Mangkutana mau menuju ke Palopo jatuh disini katena tidak tahu ada lubang karena ditutupi air. Korban laka itu pak bernama Reno warga Palopo, untung tidak patah hanta tangan dan kaki luka keseleo dan luka diwajahnya kenah aspal.

Salah seorang Kepala Dusun Salulaiya, Rusmin angkat bicarq yang kesehariannya melihwt langsungnorang yang kalau ada lagi terperosok dijalan itu dan mengaku sangat resah dan mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Ia berharap agar jalan itu segera diperbaiki. Sebab, jalan itu sangat rawan, apalagi pada malam hari dan saat musim hujan ini.

“Kami harap segera diperbaiki, biar tidak banyak korban. Sebab saya juga biasa pulang malam hampir masuk masuk lubang. Namun ada beberapa pengendara yang sudah kecelakaan akibat masuk lubang jalan,” tuturnya.

Menurutnya , kerusakan proyek Balai Besar Jalan dan Jembatan itu, diduga hanya dilakukan penambalan pada bagian rusaknya saja, tapi tidak secara merata, sehingga berpotensi tidak tahan dan mudah rusak.

“Kalau cuma ditambal saja, paling bertahan satu bulan saja, rusak lagi. Apalagi ini jalan poros semua jenis kendaraan lewat sini,” pungkasnya. (yustus)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply