SISTEM DRAINASE BURUK PENYEBAB TERJADINYA BANJIR

banner 468x60)

MasambaNews,– Beberapa Legislator DPRD Luwu Utara menilai sistem drainase di jalan poros trans Sulawesi Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara, Sulsel saat ini dinilai dangat tidak memadai lagi, u tuk mengimbangi laju pembangunan di setiap desa di kecamatan yang ada di Bumi Lamaranginang julukan Kabupaten Luwu Utara Kondisi Drainase mulai dari batas Kabupaten Luwu dan jalan poros trans Sulawesi ini banyak lubang menganga.
Drainase disepanjang pemukiman warga, saat ini dianggap tidak akan pernah mampu melawan kemu gkinan persoalan banjir yang semakin meluas, seperti di Desa Kalotok,Desa Pompaniki, Kecamatan Sabbang.

Anggota DPRD Luwu Utara,Palebang, mengatakan, kondisi draenase saat ini tidak sebanding dengan pembangunan di setiap dewa, terkhusus desa yang berada di jalan poros trans Sulawesi.

Dia memperkirakan, hanya seberapa petsen saja air hujan yang mampu tertampung melalui saluran drainase yang ada. ” Begitu hijan, ruas jalan dan pemukiman warga menjadi jalan air,” ujarnya.

Pembangunan yang ada, jangan justeru tak memikirkan camoak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan.

Ditemui salah satu warga Desa Kalotok, Habil yang juga srbagai tokoh pendidik, ikut menyoroti masih buruknya sistem drainase di sepanjang jalan poros trans Sulawesi di Kecamatan Sabbang serta jalanan banyakmi berlubang dan menganga.

Menurut Habil, pesatnya pembangunan disetiap desa yang maba dipemukiman warga yang berada di sepanjang jalan poros trans Sulawesi itu, tidak sejalan dengan ketersediaan infrastruktur drainase yang telah ada sebagian.

” Hampir mayoritas pembangunan baru yang apa di Luwu Utara tidak membuatkan sarana drainase yang memadai, sehingga ketika musim penghujan datang, jelas drainase tidak berfungsi maksimal, dan selalu menimbulkan luapan ketika debit air berjumlah besar, selain itu kebersihan drainase juga tidak berjalan optimal,” tegasnya.(yustus)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply