Warga Bungapati Gelar Aksi Damai,Ini Hasilnya

banner 468x60)

MasambaNews, – Warga Desa Bungapati melakukan aksi damai di depan kantor Desa Bunga Pati, Kecamatan Tanalili,Kabupaten Luwu Utara,Sulsel kemarin,5/3.

Para pengunjuk rasa di terima langsung oleh Camat Tanalili Milson M.Palimbunga, Sekcam Tanalili, Ketua BPD. Desa Bunga Pati, Kepala Desa Bunga Pati, Kapolsek Bone-Bone, dan Danramil Bone-Bone.

Korlap aksi Yohanis Tandi mengatakan, tidak ada unsur politik dalam tuntutannya. Yohanis menyebutkan Kades tidak berpihak kepada masyarakat.

Mereka mempertanyakan kepada Kepala Desa Bunga Pati,Markus, terkait pembuatan sertifikat tanah di tiga dusun yakni, Homebase, Batu Papan dan Dusun Kapipe yang tidak di setujuinya dengan alasan bahwa itu bagian milik lokasi KPTI.

“Soal nama-nama yang mendaftar yang mengurus Sertifikat Tanah yang jumlahnya 571 orang, supaya Pak Desa mengambil kesimpulan, karena sudah berapa puluh tahun kami kelola kenapa muncul lagi mau di gugat KPTI, sedangkan pak desa sudah mengusulkan sertifikat 571 bidang.”kata Yohanes saat di wawancarai media ini, usai melakukan Aksi Damai.

Sementara itu Camat Tanalili Milson M.Palimbunga mengatakan, kalau mereka orasi tidak ada masalah, yang penting tidak merusak fasilitas umum dan sebagainya.

” Milson mengatakan setiap ada penyampaian dari pemerintah kepada masyarakat harus melalui kecamatan dulu,kita bicarakan dengan baik,” sarannya.

” Saya sudah fasilitasi dan sudah saya mediasi untuk adakan pertemuan, tapi mereka melakukan orasi di kantor desa.” jelas Milson.

Kepala Desa Bunga Pati, Markus SE sudah menyampaikan ke masyarakat. Sebelum disertifikatkan jangan ada tanah yang bermasalah.

” Saya sampaikan seperti lokasi KPTI jangan dulu di sertifikatkan karena masih ada sengketa.”jelasnya.

Markus mengatakan, tidak ada maksudnya mau menghalangi masyarakat untuk membuat sertifikat yang penting memenuhi persyaratan.

” Saya cuma takut kalau istilahnya singa sementara tidur sekarang kita bangunkan, artinya dengan adanya peristiwa ini KPTI, akan menuntut haknya.”ungkap Markus

Markus menanggapi dengan wajar masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya. Menurutnya agar masyarakat tahu kepastian hukum tentang tanah yang mereka miliki sekarang.

“Saya bersyukur mudah-mudahan Pemerintah Daerah Kabupaten Lutra mengambil sikap untuk menanggapi hal ini, supaya saya selaku pemerintah desa jelas dalam melakukan tugas.” pungkasnya.

Aksi ini berjalan dengan aman dan kondusif berkat pengawalan dari Kabag OPS.Polres Luwu Utara Kompol Hamuddin serta anggotanya,dan Pabung Kabupaten Luwu Utara, Mayor CBA Sengke.(yustus)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply