NASIB KORBAN BANJIR DESA WARA YANG TIDAK DAPAT PERHATIAN PEMERINTAH

banner 468x60)

MASAMBANWES — Banjir melanda sebagian besar wilayah dikecamatan malangke dan malangke barat menyebabkan banjir, memasuki bulan desember¬†2017 di musim hujan warga malangke barat siaga satu.

Sejak akhir bulan November 2017 lalu, nasib warga malangke barat dusun landung dou desa wara sangat memprihatinkan, sampai saat ini mereka mengungsi ditempat yang tidak layak huni.

Sejak terjadinya banjir di akhir bulan November 2017 lalu, merendam puluhan rumah milik warga dusun landung dou desa wara kecamatan malangke barat, pemerintah daerah kabupaten Luwu Utara, tidak lagi memberikan batuan hingga saat ini. “Kata salah seorang yang enggan disebut namanya kepada Masambanwes, Jumat (15/12/201).

Ia pun mengatakan, warga tetap sabar menghadapi banjir ini, pernah saya menghimbau kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah kabupaten Luwu Utara, untuk membuat posko para pengungsi korban banjir, dan memberikan bantuan berupa sembako, tapi sampai saat ini tidak ada respon dari pemerintah. “Terangnya.

Akibat banjir bulan November 2017, di dusun landung dou desa wara kecamatan malangke barat, satu rumah milik warga hanyut terbawah air, An.Yusuf (40).

Akibat banjir cukup besar,  sekolah SD Neg 160 Landung dou desa wara kecamatan malangke barat terendam banjir hingga kini, hampir dua tahun kondisi sekolah tersebut masih terendam banjir dan aktivitas belajar, mengajar disekolah tetap berjalan seperti biasa.

Kapolsek malangke barat, AKP D Sosang bersama jajarannya melakukan blusukan ketempat pengungsian para korban banjir, didusun landung dou desa wara dan memberikan bantuan berupa sembako, atas kepeduliannya terhadap warga korban banjir, dan di wilayah hukum polsek malangke barat. (Awhy)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply