PENANGKAPAN IKAN DENGAN BOM IKAN MARAK TERJADI DI PERAIRAN DESA MUNTE KEC. TANALILI LUWU UTARA

banner 468x60)

MASAMBANWES — Undang-undang yang menjerat para peku bom ikan cukup berat namun aksi ini masih terus terjadi, sejumlah oknum tak bertanggung jawab, akibatnya popolasi ikan makin menurun, trumbu karang juga hancur.
Penangkapan ikan dengan menggunakan Bom ikan ini sering terjadi di perairan Desa Munte Kecamatan Tana Lili Kabupaten Luwu Utara, penangkapan cara seperti ini meresahkan masyarakat setempat serta merusak terumbu karang yang ada di perairan tersebut.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Luwu Utara, Muharwan kepada media Batarapos saat ditemui diruang kerjanya membenarkan kejadian tersebut. Rabu dini hari (18/10/2017).

Banyaknya pelaku bom ikan membuat warga ptotes, pemerintah jadi target untuk mengadu Menurut Muharwan memang ada banyak laporan dari masyarakat terkait penangkapan ikan dengan menggunakan bom di perairan munte.

“Memang sering ada laporan terjadi pengeboman ikan di perairan munte sehingga merusak ekosistem laut dan membahayakan masyarakat disana” ungkap Muharwan.

Namun dengan adanya aksi bom ikan itu, Ia mengatakan bahwa kewenangan pengawasan sudah diambil alih oleh provinsi sehingga menyikapi hal tersebut hanya berkoordinasi dengan provinsi.Kewenangan tersebut diatur dalam Undang-undang pemerintah daerah yang mengatur perluasan kewenangan provinsi di sektor kelautan.

“Undang-undang No.23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah ini mengatur perluasan kewenangan provinsi di sektor kelautan yang mulai berlaku efektif awal januari pada tahun 2017 ini, jika semula kewenangan provinsi dari 4-12 mil kini diperluas menjadi 0-12 mil, sehingga salah satu implikasi dari kebijakan ini adalah semakin sulitnya pengawasan di laut.”terang Kepala DPKP ini.

Selanjutnya menurut dia, dengan berkurangnya kewenangan dalam pengawasan tersebut, maka dari itu pihaknya hanya berkoordinasi dengan provinsi kemudian provinsi berkoordinasi ke pihak Kepolisian setempat untuk bisa ditindak lanjuti secepatnya.”kalau ada temuan atau laporan, kami hanya koordinasikan ke provinsi, nantinya provinsi yang koordinasi lagi ke polisi agar bisa ditindak lanjuti” tutup Muharwan. (Awhy).

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply