AKIBAT DIRELOKASI MASUK KEKAMPUNG RAMADHAN DIDEPAN RUMAH JABATAN BUPATI OMSET PENJUAL KELAPA MUDA TURUN

banner 468x60)

MASAMBANWES — Memasuki Hari ke 9 ramadhan para pedagang kaki lima khususnya penjual musiman saat berbuka yakni penjual Kelapa muda, ┬áPasca direlokasi untuk pindah masuk kedalam Stand Kampung Ramadhan, Minggu sore (4/6/17).
Para pedagang Kelapa muda keluhkan tindakan aparat satpol pp yang memaksanya untuk masuk kestand Kampung Ramadhan, baru dua hari penjualan kelapa muda sudah mengeluh dengan menurunya pendapatan (omset) penjualan mereka.
Salah sorang pengunjung, Pak Cakius mengatakan program ini lambat terencana, sebab puasa ramadhan sudah memasuki hari ke 9 puasa, kenapa tidak seminggu sebelum ramadhan, program kampung ramadhan sudah siap tinggal masuk. ” Ungkapnya.
Lain dengan pak Salim, salah seorang pedagang Kelapa muda mengungkapkan bahwa semenjak dipindahkan ke depan rumah jabatan Bupati yang menjadi lokasi pelaksanaan Kampung Ramadhan, hasil penjualan kami sangat menurun.
“Saat kami menjual di tempat biasa sebelum dipindahkan kesini, penjualan saya setiap harinya biasanya mencapai Rp.600 ribu, tapi saat dipindahkan kemarin siang, omset penjualan kami paling banyak Rp.100 ribu,” ungkap Salim, salah seorang pedagang Kelapa.
Hal sama juga diungkapkan Pak Jabal yang juga berprofesi sebagai penjual Kelapa mengatakan bahwa semenjak dipindahkan menjual di jalur dua Tempat Kampung Ramadhan, dirinya mengalami kerugian.
“Semenjak dipindahkan pak, penjualan kami sangat menurun. Sekarang ini kami sudah rugi, ditambah lagi pemilik Kelapa sudah menagih. Bagaimana kami mau membayar ke pemilik kelapa, sementara penjualan kami sangat sedikit,” jelas Jabal. (Awhy)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply