121 Kepala UPT SD se-Kabupaten Luwu Utara Ikuti Training Sekolah Sehat

Masambanwes, Luwu Utara – Sebanyak 121 Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel), mengikuti Training of Trainer (TOT) untuk Program Sekolah Sehat or School Health Programme ruang Aula Dinas Pendidikan, Jalan Simpurusiang, Selasa (27/10/2020) siang sampai sore kemarin.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Luwu Utara Jasrum pada media ini melalui viz jejaring WhatsApp, Rabu (28/10/2020) bahwa, training ini dilakukan secara virtual yang terselenggara berkat kerjasama Pemkab Lutra melalui Dinas Pendidikan (Disdik) dan Yayasan Peduli Negeri (YPN) dan Unilever Indonesia Foundation (UIF).

Ada 121 Kepala UPT SD peserta yang hadir untuk nantinya menggerakkan guru penggerak Usaha Kesehatan.

“Kami mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada pihak YPN dan UIF, yang sudah menggelar kegiatan training sekolah sehat ini, demi mendukung kemajuan dunia pendidikan khususnya di Kabupaten Lutra yang berjuluk Bumi Lamaranginang,” terang Jasrum Kadis Pendidikan dalam mdmbuka acara TOT sekolah sehat tersebut.

Kadis Pendidikan Jasrum berharap, program tersebut bisa berjalan secara berkala demi memberikan layanan terbaik dari sektor pendidikan dan kesehatan bagi warga sekolah, di masa pendemi Covid-19 dengan tertib ikuti protokol kesehatan.

“Semoga dengan kegiatan ini, berharap para guru memiliki semangat untuk mensosialisasikan sekaligus mengelola UKS di sekolah masing-masing dengan baik,” harapnya.

Ditemui Ketua PGRI Kecamatan Sabbang Selatan ditempat terpisah Ahmad Bahri menjelaskan, Training Sekolah Sehat ini merupakan salah satu upaya pihak Dinas Pendidikan, untuk memberikan layanan pendidikan kesehatan sekaligus layanan kesehatan bagi sekolah di Kabupaten Lutra dimasa pandemi virus corona yang belum berhenti, khususnya dalam sektor pengelolaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Selain itu, pihaknya berharap program tersebut bisa memberikan kontribusi positif bagi Pemerintah Lutra. Khususnya bagi para guru di lingkungan sekolah dasar yang menjadi peserta TOT Sekolah Sehat.

“Hal ini juga merupakan salah satu bentuk kontribusi dari YPN dsn PT Uniliver bersama pemerintah untuk meningkatkan sumber daya kesehatan anak kita. Sebab dengan kualitas kesehatan yang baik, nantinya juga akan berdampak pada prestasi anak,” tandasnya. (yus)